Kemenag Sleman menyosialisasikan perkawinan di kalangan remaja

id remaja

Kemenag Sleman menyosialisasikan perkawinan di kalangan remaja

Ilustrasi, Modul Kesehatan Reproduksi untuk Remaja (Foto Antara/Laela Monika)



Sleman (Antaranews Jogja) - Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan sosialiasi bimbingan perkawinan pranikah bagi remaja usia nikah guna menekan angka pernikahan usia dini pada remaja, Kamis.

     

Peserta binbingan terdiri dari gabungan siswa dan siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kecamatan Ngemplak, Sleman.

     

Pada sosialiasi tersebut Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ngemplak Nurul Amri menyampaikan materi fiqih tentang pernikahan, sedangkan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyampaikan materi tentang pentingnya merawat kesehatan reproduksi dan penyakit-penyakit pengganggu kehamilan.

     

Sri Muslimatu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu prioritas di Kabupaten Sleman demi tercapainya Sleman Smart Regency. Yakni meningkatkan pendidikan dan kesehatan, termasuk didalamnya kesehatan reproduksi.

     

"Hal tersebut menjadi langkah yang strategis dengan memberikan edukasi kesehatan sejak dini dimulai dari usia pranikah terlebih lagi demi menghadapi bonus demografi di Kabupaten Sleman mulai pada 2020 sebanyak 70 persen," katanya.

     

Menurut dia, jika reproduksinya sehat, memungkinkan anak yang dihasilkan juga sehat menghidari dari penyakit menular kepada anak, hingga bayi lahir stunting.

     

"Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman," katanya.

     

Ia juga berharap kepada peserta yang hadir untuk menyebarkan ilmu yang didapat pada sosialiasi tersebut.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar