Ratusan siswa diberi pelatihan dasar pemadam kebakaran

id Pemadaman kebakaran

Ilustrasi. Petugas Pemadam Kebakaran melakukan pemadaman truk Bahan Bakar Minyak (BBM). ( ANTARA FOTO/Umarul Faruq/pd/16)

Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan memberikan pelatihan dasar pemadaman kebakaran kepada 200 siswa SMK yang ada di wilayah itu.
   
 Kepala Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo Eko Wisnu Wardana di Kulon Progo, Senin, mengatakan pelatihan ini dilaksanakan Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug, Tangerang di SMK Maarif I Wates.
     
"Kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai dari DIPA BP3 Curug Tahun 2018," katanya.
   
Ia mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas dan daya saing SDM, memberikan ilmu pengetahuan serta peningkatkan kompetensi bagi calon lulusan SMK di Kabupaten Kulon Progo yang kedepannya sebagai calon tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan pembangunan di Kulon Progo khususnya dan perkembangan industri pada umumnya. 
     
Materi yang diberikan kepada peserta diantaranya kesamaptaan dari Kodim 0731 Kulon Progo, teori dasar pemadaman kebakaran oleh instruktur dari BP3 Curuq dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kulon Progo, dan diakhiri dengan praktek lapangan dengan mobil pemadam kebakaran.
   
 "Kami menyiapkan SDM yang dibutuhkan seiring pembangunan mega proyek di Kulon Progo, khususnya bandara," katanya.
   
Selain itu, kata Eko Wisnu, BP3 Curug juga memberikan kesempatan kepada warga Kulon Progo yang memenuhi syarat untuk mengikuti diklat selama 10 hari di BP3 Curug Tangerang, meliputi diklat  parkir pesawat terbang (Marshaller) sebanyak 57 orang dan diklat HLO (Helocopter Landing Officer/parkir helikopter) sebanyak 19 orang, dan 60 orang diantaranya merupakan warga Kulon Progo.
     
"BP3 Curug yang akan menyeleksi siswa yang akan mengikuti diklat. Dinas tidak campur tangan dalam seleksi, karena kriteria yang dibutuhkan sesuai ketetapan mereka," katanya.
     
Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Surya Sriyanta mengatakan Diklat BP3 Curug mempunyai tugas menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi unggul di bidang penerbangan dengan membangun SDM yang kompeten dan memiliki lisensi di bidang penerbangan.
     
"Semua pegawai yang bekerja di bandara harus memiliki pendidikan sesuai standar sertifikasi kompetensi, memiliki fisik yang prima, profesional dan beretika," kata Surya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar