Instiper Yogyakarta cetak SDM berkompetensi bidang kehutanan

id Instiper Yogyakarta

Instiper  Yogyakarta cetak SDM berkompetensi bidang kehutanan

Rektor Instiper Yogyakarta Purwadi dalam acara 'Round table meeting' untuk pengembangan SDM kompetensi bidang kehutanan di Instiper Yogyakarta (Foto Antara)

     Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Institut Pertanian Yogyakarta siap mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam bidang kehutanan guna menggerakkan jalannya roda pembangunan kehutanan di Indonesia. 
     Rektor Instiper Yogyakarta Purwadi di Yogyakarta, Kamis mengatakan, bahwa SDM (sumber daya manusia) berkompetensi saat ini menjadi sangat penting dalam menjalankan profesinya, termasuk SDM kompetensi kehutanan.
     "Instiper Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang telah mencetak SDM berkompetensi kehutanan yang siap kerja dan mengisi kebutuhan SDM di berbagai perusahaan," katanya aalam pembukaan 'round table meeting' Pengembangan SDM kompetensi di Bidang Kehutanan.
      Menurut dia, hal ini dikarenakan kurikulum pendidikan yang dilaksanakan di Instiper Yogyakarta telah disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Saat ini Instiper juga mendidik mahasiswa beasiswa ikatan dinas dari sejumlah perusahaan yang jadi mitranya. 
       Rektor mengatakan, menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) luas areal hutan di Indonesia mencapai 125.922.474 hektare, namun hutan tersebut belum terkelola dengan baik, masyarakat di sekitar hutan juga tidak menjadi lebih sejahtera.
      Oleh sebab itu, Rektor mengatakan, kedudukan SDM kehutanan menjadi sangat penting dan strategis guna menggerakkan jalannya roda pembangunan kehutanan di Indonesia melalui berbagai implementasi program dan kegiatan.
     "Dengan demikian kebutuhan SDM berkompetensi di bidang kehutanan menjadi kunci dalam kesuksesan pembangunan di bidang kehutanan," katanya.
       Round table meeting untuk pengembangan SDM kompetensi di bidang kehutanan tersebut diselenggarakan Instiper Yogyakarta dengan menggandeng SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Kehutanan dan Perusahaan di Indonesia untuk Menjadi Rimbawan Profesional.
     "Ini merupakan wujud nyata upaya mendukung nawa cita yang telah ditetapkan pemerintah (agenda pembangunan nasional) yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia," kata Rektor. 
     'Round table meeting' yang dipandu fasilitator Agus Setyarso ini merupakan wadah bertemunya tiga komponen penting dalam pembangunan SDM kehutanan yang profesional yaitu pemerintah, korporasi di bidang kehutanan dan pihak institusi pendidikan.
      Peserta dari instansi, BUMN dan perusahaan swasta berjumlah 30 orang perwakilan dari BP2SDM  KLHK, KPHP Yogyakarta, Perum Perhutani, PT. RAPP, PT. Mahakam Persada Sakti dan PT.  ITCI Hutani Manunggal serta PT. Djarum Forestry Group.
        Sedangkan peserta dari SMK Kehutanan negeri maupun swasta ada dari 14 sekolah, diantaranya SMK di Siak Riau, Pekanbaru Riau, Bogor, Garut, Sumedang, Kadipaten/Cirebon, Tuban, Rembang, Mojokerto, Maros Sulsel, Parigi Sulawesi Tengah, Manokwari Papua Barat.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar