Terobosan penanggulangan kemiskinan Kemensos diterapkan di Bantul

id kemiskinan

Ilustrasi. Kawasan kumuh. (Istimewa)

Bantul  (Antaranews Jogja) - Terobosan dalam penanggulangan kemiskinan yang dikembangkan Kementerian Sosial melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu akan diterapkan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    
"Kemensos memiliki satu terobosan di dalam penanggulangan kemiskinan yang namanya SLRT (sistem layanan dan rujukan terpadu), dimana sistem baru ini akan menjadi 'one stop service-nya' penanggulangan kemiskinan di Bantul," kata Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Jumat.
    
Menurut dia, dengan sistem tersebut nantinya semua keluhan tentang kemiskinan akan diterima di dalam sistem yang kemudian ada tindaklanjut maupun tindakan-tindakan yang terintegrasi antardinas atau lembaga yang lain.
    
"Jadi kalau di perizinan itu ada 'one stop service', ini di dalam kemiskinan juga ada 'one stop service', jadi keluhan masyarakat mengenai kesusahan-kesusahan hidup yang masuk dalam kategori kemiskinan itu bisa dilaporkan ke lembaga baru ini," katanya.
    
Wabup juga mengatakan, nantinya akan ada semacam 'desk' baru untuk pengelolaan SLRT di Bantul ini, yang kemudian akan mengambil penanganan yang efektif untuk menanggulangi keluhan masyarakat mengenai kesusahan itu.
    
"Dan hari ini sedang dilakukan bimtek (bimbingan teknis) bagi pengelola sistem itu, jadi pengelolanya kita siapkan dulu, karena itu nanti akan terkoordinasi dengan desa. Jadi ada petugas sampai di level desa," katanya.
    
Dengan demikian, kata dia, diharapkan penanggulangan kemiskinan di Bantul ini bisa dipercepat, sehingga target penurunan angka kemiskinan sebesar enam persen lebih bisa dicapai dalam tiga tahun ke depan.
    
"Karena kita itu ditargetkan di akhir tahun 2021 angka kemiskinan di Bantul maksimal hanya 8,5 persen, kalau saat ini angka kemiskinan kita masih sekitar 14 persen (dari total penduduk Bantul sekitar 900 ribu)," katanya.
    
Dengan demikian, lanjut Wabup Bantul, mudah-mudahan dengan sistem penanggulangan kemiskinan yang baru ini, respon atas laporan masyarakat mengenai kemiskinan tersebut bisa dilakukan dengan cepat.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar