Pelaku UMKM Gunung Kidul kesulitan promosikan produk

id UMKM,Gunung Kidul

Ilustrasi UMKM

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakartam masih mengelami kendala promosi online, sehingga membuat mereka kesulitan mengenalkan produknya kepada publik.
     
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Gunung Kidul Widagdo di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan pihaknya melakukan pengenalan media sosial sebagai media promosi.
     
"Pelaku usaha harus mulai mengenal media sosial untuk mempromosikan produknya, sehigga jangkauannya akan lebih luas," katanya.
     
Ia mengatakan jenis UMKM di Kabupaten Gunung Kidul sangat beragam, dan juga memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk pabrikan.
     
"Produk kita itu banyak, dan kualitasnya juga tidak kalah. Memang promosi menjadi kendala yang dialami selama ini," ucapnya.
     
Widagdo mengatakan pihaknya juga mendorong agar UMKM berinovasi salah satunya dengan media promosi. "Selain gratis, pengguna online cukup banyak sehingga tepat sasaran jika melakukan promosi melalui media sosial," katanya.
   
Diharapkan dengan adanya pemanfaatana media sosial, para pelaku umkm di kabupaten gunungkidul dapat dengan mudah mengenalkan produknya ke calon konsumen. Sehingga produk UMKM ke depan semakin banyak peminatnya.
     
Ia mengatakan setiap tahun pihaknya memberikan bantuan sebanyak 60 UMKM untuk pengurusan PIRT. Diakuinya hal itu cukup jauh dari jumlah UMKM yang berjumlah 38 ribu. "Karena keterbatasan anggaran setiap tahun hanya sebagian kecil yang bisa dilakukan bantuan pengurusan PIRT," katanya.
     
Untuk itu, pihaknya mendorong kepada pengusaha yang sudah mampu untuk mengurus secara mandiri. Hal ini penting untuk pemasaran produknya.
     
"Kami juga memberikan pendampingan kepada pengusaha kecil, untuk terus berinovasi," katanya.
     
Selain itu, pihaknya juga memfasilitasi pengusaha kecil untuk ikut pameran di sejumlah kegiatan di luar Gunung Kidul. Salah satunya saat ini melakukan pameran di Jakarta.
     
"Kami fasilitasi semua, dan ternyata responnya cukup bagus. Ada beberapa yang teman UMKM yang menerima pesanan cukup banyak," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar