Korpri Sleman ikuti Gerakan Nasional Revolusi Mental

id sri muslimatun

Korpri Sleman ikuti Gerakan Nasional Revolusi Mental

Sri Muslimatun (srimuslimatun.com)

Sleman (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia selenggarakan kegiatan Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental bagi ASN lingkup Korp Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Sleman, Senin.
     
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan kegiatan sosialisasi Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sleman ini sangat penting mengingat nilai yang terkandung dalam Geraka Revolusi Menal ini mampu menghasilkan para abdi negara yang berintegritas, beretos kerja, dan bergotong-royong.
     
"Melalui internalisasi nilai-nilai revolusi mental, diharapkan kinerja para ASN dalam melayani masyarakat dapat terus meningkat dan memuaskan," katanya.
     
Menurut dia, peningkatan pelayanan publik adalah langkah Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mewujudkan komitmennya dalam menjalankan praktik Revolusi Mental.
     
"Salah satu upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang harus kita mulai dari aspek yang paling mendasar, yaitu perubahan pola pikir dan kerja ASN untuk menjadi pelayan rakyat dalam pemenuhan hak-haknya," katanya.
     
Ia berharap ASN dapat menjadi agen perubahan di masyarakat yang dapat berkontribusi pada penguatan kesatuan dan persatuan Repulik Indonesia yang bisa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
     
"Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjalankan praktek perilaku yang dapat dipercaya, bertanggung jawab, kerja keras, optimistis, kerja sama, bersikap toleransi, dan memperkuat ke-bhinekaan tunggal ika-an Indonesia," katanya.
     
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, Sonny B Harmadi melalui asistennya Magdalena menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar KorpriI yaitu salah satu organisasi yang menaungi ASN, dimana Korpri ini memiliki peran strategis dalam pembinaan ASN.
     
"Korpri yang merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia dengan jumlah ASN (anggota KorpriI) yang saat ini lebihb dari 4,5 juta anggora merupakan potensi strategis dalam Gerakan Revolusi Mental," katanya.
     
Ia mengatakan, pembinaan ASN yang dilakukan Korpri merupakan implementasi dari agenda revolusi mental yang diarahkan melalui upaya dalam merubah cara pikir, cara kerja dan cara hidup yang memperkuat dan membangun integritas, etos kerja, dan gotong royong.
     
"Korpri  perlu segera menyusun rencana aksi pembinaan ASN yang dapat membentuk ASN yang berintegritas, beretos kerja, dan bergotong rotong, yang kemudian dapat dilihat perubahannya oleh rakyat di dalam menikmati pelayanan publik yang nyaman dan handal," katanya
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar