10 Sobat Air ADES jalani Conservacation di Nglanggeran

id ades

Sobat Air ADES membuat sumur resapan di Dusun Nglanggeran Kulon, Desa Nglanggeran, Gunung Kidul. (Foto Istimewa)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Sepuluh Sobat Air ADES terpilih untuk terlibat langsung dalam kegiatan konservasi air yang bernama Conservacation di Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama empat hari mulai 19 hingga 22 September 2018.

"Sepuluh Sobat Air ADES itu berkontribusi mewujudkan mimpi Pejuang Air ADES Sugeng Handoko, yaitu memperkuat sistem pengairan melalui perbaikan pengelolaan sumber mata air dan pembangunan sumur resapan," kata Marketing Manager Hydration, Coca-Cola Indonesia, Mohamad Rezki Yunus.
 
Sepuluh Sobat Air ADES yang menjalani Conservacation di Desa Nglanggeran itu adalah Fachrurroji Faizin dari Cimahi (Jabar), Taufiqulhakim (Sigi, Sulteng), Mohammad Arif Kholiudin (Banyumas, Jateng), Anggun Pratami (Bandung, Jabar), Tedy Setiana Muslich (Depok, Jabar).

Selanjutnya, Muhammad Ade Putra (Kampar, Riau), Alfit Saputro (Depok, Jabar), Elga Florentina (Purwokerto, Jateng), Irfaan Rifqi Fauzaan (Banjaran, Jabar), dan Bayu Anggoro (Sragen, Jateng).

Rezki mengatakan serangkaian kegiatan konservasi dan pengelolaan air berkelanjutan yang dijalani Sobat Air ADES di Desa Nglanggeran telah melalui proses survei dan workshop bersama Coca-Cola Indonesia, Coca-Cola Foundation Indonesia, Pejuang Air ADES, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) sebagai mitra lokal dari The Nature Conservancy Indonesia.

"Dari hasil tinjau lapangan menentukan fokus kegiatan ADES bersama Pejuang Air ADES serta dibantu oleh Sobat Air Ades di Desa Nglanggeran antara lain membangun 50 sumur resapan sebagai upaya konservasi air dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber air agar warga bisa mendapatkan air secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan irigasi," katanya.

Selain berkontribusi langsung untuk konservasi air, sepuluh Sobat Air ADES terpilih juga mendapatkan materi dari para ahli di bidangnya masing-masing seperti pentingnya konservasi air bagi kehidupan, paparan mengenai hidrologi dan siklus air, serta pemahaman, cara membangun hingga kegunaan sumur resapan.

"Kami berharap semua materi dan pengalaman di lapangan dapat menambah wawasan dari Sobat Air ADES dalam konservasi dan pengolaaan air berkelanjutan, serta terus bersama-sama kami untuk mendorong masyarakat sekitar untuk Cintai Air, Cintai Hidup," kata Rezki.

Menurut dia, setelah menjalani kegiatan konservasi air bersama Pejuang Air ADES dan masyarakat sekitar, Sobat Air ADES akan menikmati pesona alam di Desa Wisata Nglanggeran dan Gunung Api Purba serta wisata lain di sekitar wilayah Gunung Kidul.

ADES sebagai merek air minum dalam kemasan yang merupakan bagian dari PT Coca-Cola Indonesia ingin memperlihatkan pada Sobat Air ADES indahnya alam Indonesia yang alami dan bagaimana menjaganya untuk kelangsungan hidup masyarakat di masa depan. Tongkat estafet pelestarian lingkungan berada di generasi muda.

"Oleh karena itu, melihat secara langsung dan melakukan aksi nyata dapat menjadi pengalaman dan pengetahuan baru bagi generasi muda Indonesia," kata Rezki.

Ia menjelaskan, Conservacation (conservation vacation) adalah kegiatan aksi lingkungan yang melibatkan masyarakat untuk bergabung menjadi Sobat Air ADES bersama dengan Pejuang Air ADES, memadukan kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan sekaligus menikmati alam Indonesia yang asri.

Kegiatan itu dilakukan di area konservasi air dua Pejuang Air ADES yaitu Desa Nglanggeran, DIY, dan Desa Bea Muring, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama masing-masing maksimal enam hari. Inilah aksi generasi muda Indonesia, dari beragam daerah dan latar belakang, bergerak bersama melakukan tindakan nyata untuk alam Indonesia khususnya konservasi air dan pengelolaan air yang berkelanjutan.

Menurut dia, Conservacation memiliki keunikan karena melibatkan generasi muda dengan berbagai latar belakang untuk dapat belajar serta berkontribusi langsung dalam konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan, sekaligus menikmati keindahan alam Indonesia.

"Saya berharap nantinya Sobat Air ADES akan menjadi penggerak upaya konservasi dan pengelolaan air di daerah asal mereka," kata Rezki.

Communications Manager YKAN Jaka Setia mengatakan YKAN sebagai organisasi non-profit di bidang lingkungan sangat memahami pentingnya konservasi air bagi kehidupan. Dalam kolaborasi ini YKAN telah membantu melakukan survei dan workshop.

Selain itu juga melakukan pendampingan dalam perbaikan dan pembangunan fasilitas untuk terwujudnya upaya konservasi air berkelanjutan di daerah asal Pejuang Air ADES.

"Hadirnya Sobat Air ADES kami harapkan dapat menjadi 'agent of change' dalam hal konservasi air, yang membantu mengubah paradigma generasi muda tentang pemanfaatan air yang menitikberatkan pada upaya konservasi penghematan dan pemanfaatan air secara berkelanjutan," kata Jaka.
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar