Perkembangan pariwisata di Gunung Kidul turunkan jumlah penduduk miskin

id Pantai Baron

Pantai Baron Kabupaten Gunung Kidul dipadati pengunjung (Foto ANTARA/Mamiek)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan perkembangan pariwisata membawa dampak signifikan penurunan kemiskinan dan pengangguran di wilayah ini.
     
"Pariwisata punya kontribusi positif dan signifikan bagi kemajuan dan penurunan kemiskinan di Kabupaten Gunung Kidul," kata Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi di Gunung Kidul, Selasa.
     
Dia mengatakan dengan perkembangan pariwisata yang cukup signifikan diketahui dengan jutaan wisatawan yang berkunjung setiap tahunnya menarik kalangan anak muda untuk tidak lagi merantau. 
     
"Anak muda yang tidak bertani bisa merambah ke sektor wisata itu," katanya.
     
Immawan mengatakan pada 2016 diketahui angka kemiskinan 19,34 persen, kini menjadi 18,65 persen. Targetnya sampai 2021 nanti sekitar 15 persen.
     
"Kami bersama bupati akan terus berjuang untuk menyelesaikan target penurunan angka kemiskinan. Selain pariwisata, Sistem Informasi Desa (SID) dan Sistem Informasi Kabupaten (SIKAB) pemerintah dapat memantau perkembangan sehingga bisa mempercepat proses secara efisien," katanya.
     
Ketua DPRD Gunung Kidul Demas Kursiswanto menyampaikan sektor pariwisata harus menjadi perhatian serius pemkab. Sehingga hal itu dalam jangka panjang  bisa efektif untuk menangani masalah kemiskinan yang saat ini masih menjadi masalah tersendiri bagi pemkab.
     
"Pertumbuhan pariwisata harus juga ditunjang dengan berbagai infrastruktur yang memadai serta pendidikan SDM yang berkualitas," katanya.
     
Ia mengatakan pemkab harus menyiapkan SDM yang memadahi agar mampu bersaing. "Upaya meningkatkan kwalitas SDM salah satunya memberikan pelatihan kerja kepada masyarakat," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar