Padat karya percepat peningkatan infrastruktur Kelurahan Bener Yogyakarta

id Padat karya, jalan

Hasil pembangunan akses jalan lingkungan di Kelurahan Bener Kota Yogyakarta dari program padat karya (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Program padat karya yang diwujudkan dalam kegiatan pembangunan jalan cor blok sepanjang 450 meter dijadikan sebagai salah satu pendorong percepatan peningkatan infrastruktur, khususnya akses jalan di Kelurahan Bener Kota Yogyakarta. 
   
“Dalam teori modernitas, pembangunan infrastruktur terutama akses jalan menjadi salah satu pendorong kemajuan wilayah. Inilah sebabnya, mengapa Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini gencar membangun jalan, misalnya saja di tepi-tepi sungai dengan jalan inspeksi,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi usai meresmikan hasil kegiatan padat karya di RW 7 Kelurahan Bener Yogyakarta, Rabu.
   
Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat di Kelurahan Bener yang sudah merelakan sebagian tanahnya untuk dijadikan sebagai akses jalan karena jika dinominalkan, maka nilainya bisa mencapai sekitar Rp7 miliar dan warga tidak meminta ganti rugi.
   
Keberadaan jalan dengan lebar yang ideal, lanjut Heroe akan memberikan keuntungan kepada masyarakat salah satunya kondisi lingkungan yang lebih tertata sehingga nyaman huni dan mobilitas warga menjadi lebih baik.
   
“Saya kira, Kelurahan Bener ini memiliki potensi yang sangat besar untuk bisa berkembang. Pemerintah pun harus bisa mendukung dengan kesiapan infrastruktur yang memadai,” katanya.
   
Sebelumnya, Kelurahan Bener sudah mulai melakukan berbagai persiapan untuk dijadikan sebagai daerah konservasi air dengan inovasi pembuatan biopori jumbo dan tahun depan akan dilakukan pembelian lahan kosong di kelurahan tersebut untuk dijadikan embung.
   
“Pembangunan di Bener cukup banyak sehingga perlu disiapkan infrastrukturnya,” katanya.
   
Selain di Kelurahan Bener, Pemerintah Kota Yogyakarta juga melaksanakan program padat karya di Kelurahan Pandeyan. Anggaran untuk dua kegiatan padat karya tersebut mencapai Rp193,2 juta dari Pemerintah DIY dan Rp24,4 juta dari Pemerintah Kota Yogyakarta.
   
Kegiatan padat karya di Kelurahan Pandeyan dilaksanakan pada 6-29 Agustus dan di Bener dilakukan pada 5-26 September. Di tiap lokasi, ada sebanyak 52 pekerja yang berasal dari warga sekitar.
   
Ketua RW 7 Kelurahan Bener Bambang Yuniarto mengatakan, keberadaan jalan cor blok sepanjang 450 meter tersebut merukan hasil kerja keras dan kerelaan warga.
   
“Peningkatan akses jalan menjadi penting sehingga wilayah ini bisa semakin berkembang. Akan ada banyak jalan tembus yang dibangun menuju jalan-jalan besar seperti Jalan Godean, dan Jalan Kyai Mojo,” kata Bambang.
   
Ia menyebut, sudah ada “masterplan” terkait lebar jalan di wilayah Kelurahan Bener, salah satunya di Jalan Bener. Jalan tersebut memiliki lebar 11 meter dengan garis roi tiga meter di kanan dan kiri jalan. 
   
“Sosialisasi ke warga terkait rencana pelebaran beberapa jalan lingkungan juga sudah dilakukan. Termasuk ke rumah susun yang kini sedang dibangun di Kelurahan Bener. Mereka bahkan sudah mundur karena akan dilakukan pelebaran jalan menjadi enam meter,” katanya.
   
Meskipun demikian, lanjut dia, masih  ada beberapa warga yang belum mundur dan merelakan tanahnya. “Proses pendekatan terus dilakukan. Warga yang merelakan tanahnya pun akan diuruskan perubahan sertifikat tanah sekaligus penyesuaian ketetapan pajak bumi dan bangunan (PBB),” katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar