
Kartu anggota pramuka Yogyakarta bisa dimanfaatkan sebagai ATM

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Kartu Tanda Anggota Pramuka Kota Yogyakarta kini tidak hanya berfungsi sebagai identitas bagi anggota Pramuka saja tetapi bisa digunakan sebagai kartu anggota di Perpustakaan Kota Yogyakarta bahkan bisa dimanfaatkan sebagai kartu ATM.
“Satu kartu banyak manfaat. Kami merasa bangga karena bisa mendukung kegiatan ini bahkan penerapan Kartu Tanda Anggota Pramuka untuk kartu perpustakaan sekaligus kartu ATM ini menjadi ‘pilot project’ untuk terus dikembangkan,” kata Deputi Regional Manajer Bisnis BTN Jateng-DIY Chrisdy B Epsa saat penandatangan kerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, pemakaian satu kartu dengan banyak manfaat tersebut akan memudahkan pengguna dalam mengakses berbagai kebutuhan mereka dan tidak lagi direpotkan dengan kepemilikan banyak kartu.
Meskipun demikian, ia meminta agar anggota Pramuka yang sudah memiliki kartu baru tersebut bisa menjaga kartunya dengan lebih hati-hati. “Jika hilang, maka mereka tidak bisa mengakses ATM atau meminjam buku di perpustakaan,” katanya.
Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, dari 15.000 anggota Pramuka aktif di Kota Yogyakarta, sudah ada sebanyak 417 anggota yang memiliki kartu baru tersebut.
“Kartu baru ini diharapkan bisa menjadi kebanggaan bagi seluruh anggota Pramuka. Dengan demikian, akan ada lebih banyak anggota Pramuka yang mengganti kartu lama dengan kartu baru karena fungsinya cukup banyak,” katanya.
Heroe mengatakan, akan terus berupaya menambah jumlah anggota Pramuka yang beralih ke kartu baru. “Di Kota Yogyakarta terdapat sekitar 35.000 siswa, namun baru ada sekitar 15.000 anggota pramuka aktif. Harapannya, jumlah pemilik kartu bisa terus bertambah,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, keberadaan Kartu Tanda Anggota Pramuka yang sekaligus berfungsi sebagai kartu anggota Perpustakaan Kota Yogyakarta dan ATM baru pertama kali ada di Indonesia.
“Setidaknya, sekitar 5.000 anggota Pramuka di Kota Yogyakarta bisa memiliki kartu baru ini. Kartunya pun jauh lebih bagus,” katanya.
Menurut Haryadi, keberadaan Kartu Tanda Anggota Pramuka yang memiliki banyak fungsi tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi yang terjadi sangat pesat. “Perkembangan teknologi sekaligus pemanfaatan teknologi untuk berbagai kemudahan harus terus dilakukan, tidak hanya di pusat tetapi daerah juga harus bisa melakukan percepatan proses teknologi ini,” katanya.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta adalah dengan menerapkan konsep “smart city” dalam menjalankan tugas birokrasi dan pelayanan ke masyarakat. “Ini satu bentuk penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat. Harapannya, berbagai pelayanan bisa semakin efisien dengan jangkauan lebih luas,” katanya.
Selain itu, Haryadi berharap, keberadaan Kartu Tanda Anggota Pramuka tersebut juga bisa meningkatkan kunjungan di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Pada tahun lalu, jumlah pengunjung Perpustakaan Kota Yogyakarta tercatat sekitar 335.000 orang.
Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
