Pilkades serentak di Bantul diharapkan berjalan damai

id abdul halim muslih

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (tengah). (Foto Antara/Hery Sidik)

Bantul (Antaranews Jogja) - Wakil Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Abdul Halim Muslih mengharapkan proses Pemilihan Kepala Desa serentak 2018 yang akan diadakan di kabupaten ini dapat berlangsung secara damai.
    
"Pemereintah Kabupaten Bantul telah melakukan Deklarasi Damai Pilkades beberapa waktu lalu, intinya marilah pilkades di Bantul itu kita buat sedamai mungkin dan senyaman mungkin," kata Wakil Bupati Bantul di Bantul, Kamis.
    
Menurut dia, pelaksanaan pemungutan suara Pilkades atau pemilihan lurah desa (Pilurdes) serentak di 30 desa di 15 kecamatan Bantul akan diadakan pada 14 Oktober 2018, sebanyak 78 calon kepala desa akan mengikuti pemilihan itu.
    
Selain diwujudkan secara damai dan nyaman, kata Wakil Bupati, Pilkades juga bisa digelar dengan menyenangkan dan bukan sebuah pesta demokrasi masyarakat desa yang menegangkan yang memicu gesekan di masyarakat.
    
"Saya kira tokoh-tokoh masyarakat di Bantul juga sudah mulai memahami itu dan mudah-mudahan Pilkades kali ini akan jauh lebih kondusif di banding pilkades-pilkades di tahun-tahun yang lalu," kata Halim.
    
Wabup juga mengajak kepada masing-masing tim sukses calon kepala desa melakukan sosialisasi atau kampanye visi misi dengan cara-cara yang tidak memecah belah masyarakat dan sesuai aturan yang disepakati.
    
"Masing-masing tim sukses hendaklah melakukan cara-cara yang tidak memecah belah, lakukan secara damai dengan berangkat dari persaudaraan yang kuat. Kita harus tolak hoaks, politik uang, fitnah dan lain sebagainya," katanya.
    
Dia juga meyakini bahwa perangkat desa sudah mengetahui koridor dalam melakukan apa yang boleh dan apa yang tidak atau dilarang dilakukan pada masa kampanye hingga pada pelaksanaan pemungutan suara Pilkades nanti.
    
"Kita tidak perlu khawatir, berprasangka buruk bahwa perangkat desa itu akan melakukan mobilisasi. Itu tidak, memangnya ini jaman apa, masyarakat kok bisa dimobilisasi dengan mudah, saya kira semuanya sudah mengetahui itu," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar