FPAN Yogyakarta lakukan penggantian antarwaktu jelang akhir periode

id PAN

logo PAN (antaramews.com)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Kota Yogyakarta akan kembali melakukan penggantian antarwaktu untuk anggotanya yang duduk di legislatif, meskipun hanya menyisakan waktu sekitar satu tahun dari akhir periode jabatan. 
   
“Pelaksanaan penggantian antar waktu (PAW) ini memang menjadi kebijakan internal partai yang sudah disepakati oleh semua anggota sehingga harus dijalankan,” kata Sekjen DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Yogyakarta Rifky Listanto di Yogyakarta, Kamis.
   
Setelah melakukan penggantian antar waktu pada November tahun lalu yaitu mengganti Estri Utami dengan Zulnasri, maka pada tahun ini akan dilakukan penggantian dari HM Fursan ke Edi Gunawan. Saat ini, Fursan tergabung di Komisi C DPRD Kota Yogyaakrta.
   
Menurut Rifky, setiap anggota FPAN sudah menyepakati bahwa PAW bisa dilakukan jika petahana tidak bisa memperoleh suara minimal 35 persen dari BPP. Sedangkan untuk calon anggota legislatif baru, PAW dilakukan jika anggota yang bersangkutan tidak bisa memperoleh suara minimal 25 persen dari BPP.
   
Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2014, perolehan suara Fursan kurang dari 35 persen sehingga hanya akan duduk sebagai legislatif selama empat tahun dan satu tahun terakhir akan digantikan oleh Edi.
   
Sedangkan untuk Pemilu 2019 yang tidak lagi menggunakan sistem BPP, akan diberlakukan kebijakan baru yaitu PAW bisa dilakukan jika selisih perolehan suara calon di bawah satu persen dari total suara PAN di daerah pemilihan tersebut.
   
Ia mencontohkan,jika suara PAN di daerah pemilihan tersebut 10.000 dan caleg dengan perolehan suara terbanyak selisihnya kurang dari 100 suara , maka bisa dilakukan PAW. Tetapi jika selisihnya 101 suara atau lebih, maka caleg tersebut sudah bisa menjabat penuh selama lima tahun.
   
“Kebijakan ini pun sudah disampaikan ke calon anggota legislatif dan semuanya bisa memnyepakatinya,” katanya.
   
Sementara itu, Fursan mengatakan sudah melayangkan surat pengunduran diri per 7 September sebagai anggota dewan agar PAW bisa dilakukan. 
   
“Bagaimanapun juga, kebijakan internal partai ini harus dihormati dan dijalankan karena semua calon anggota legislatif sudah menyepakatinya,” katanya yang berharap agar penggantinya tetap bisa bekerja maksimal meskipun hanya memiliki waktu sekitar satu tahun sebelum periode berakhir.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar