Ma'ruf siap gaungkan Islam Nusantara dan berkemajuan

id Maruf,Syafii

Calon Wakil Presiden nomor urut 1, KH Ma`ruf Amin mendatangi kediaman mantan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif, di Perumahan Nogotirto, Gamping, Sleman, Senin. (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin siap menggaungkan jargon "Islam Nusantara" dan "Islam Berkemajuan" sekaligus yang selama ini diserukan oleh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
       
Hal itu disampaikan Ma'ruf seusai bertemu dengan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif di kediaman Syafii, Perumahan Nogotirto, Gamping, Sleman, Senin.
       
"Saya akan selalu membawa bukan hanya Islam Nusantara, tapi juga Islam berkemajuan," kata Ma'ruf.
         
Menurut Ma'ruf, komitmen tersebut berdasarkan masukan dari Syafii bahwa sebagai tokoh NU sekaligus cawapres, Ma'ruf  tidak sekadar membawa jargon Islam Nusantara. Sebab, ada Muhammadiyah yang menyerukan Islam berkemajuan.
         
"Karena saya dari NU, NU kan sering jargonnya Islam Nusantara. Beliau (Buya Syafii) bilang jangan hanya Islam Nusantara, tetapi juga Islam berkemajuan yang menjadi motonya Muhammadiyah," kata dia.
         
Dalam pertemuan singkat itu, Ma'ruf diterima Syafii di ruang keluarga. Bagi Ma'ruf, Buya Syafii  merupakan sahabat dekat. Belakangan, kedua tokoh itu juga sama-sama duduk di Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
       
"Cuma karena saya jadi cawapres, maka saya harus mundur dari BPIP. Itu aturannya," kata dia.
         
Menurut Ma'ruf, ada sejumlah pesan yang dititipkan Syafii kepadanya, di antaranya apabila terpilih menjadi wakil presiden pada Pilpres 2019 maka dirinya diharapkan siap menjadi wapres untuk seluruh rakyat Indonesia secara adil baik terhadap kubu pendukung maupun kubu lawan politik. "Walaupun bukan pendukung, katakan misalnya rival politik, tetap kita berlakukan sama," kata dia.
         
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar