Anak-anak Lombok kembali bersemangat

id anak lombok

Anak-anak Lombok kembali bersemangat

Sejumlah anak bernyanyi bersama dengan relawan di tempat penampungan pengungsi korban gempa bumi di Pemenang, Lombok Utara, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8/2018). Sebanyak 2.935 jiwa korban gempa bumi mengungsi di tempat itu dan diperkirakan akan terus bertambah. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru) (.)

Lombok Utara (Antaranews Jogja) - Pejabat pada Kementerian Sosial mengemukakan kondisi psikis anak-anak korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai membaik dan mereka mulai bangkit dari rasa trauma akibat bencana.

"Kita bisa lihat sendiri sepintas mereka sudah bersemangat ikut bernyanyi, menari dan sebagainya. Kami bisa memastikan di atas 90 persen mereka sudah bisa bangkit kembali," kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto di Lapangan Tanjung, Lombok Utara, Kamis.

Indikasi lainnya, anak-anak di Lombok mulai pulih dari trauma akibat bencana gempa bumi yang terjadi pada 29 Juli 2018, kata Edi, mereka sudah bersemangat ingin kembali ke sekolah.

Selain itu, katanya, dari media pohon harapan, dimana anak-anak menuliskan harapannya di sebuah kertas yang ditempelkan di pohon imitasi, banyak sekali harapan anak-anak ingin kembali sekolah dan banyak yang menuliskan cita-cita mereka.

"Ini pesan yang sangat kuat sekali dan membanggakan kita bahwa mereka tunas-tunas yang tidak mudah patah karena bencana," ujar Edi.

Dia mengatakan, memang menyembuhkan trauma atau rasa sedih tidak bisa dilakukan serta merta, tapi harus dilakukan secara berkelanjutan.

Edi Suharto bersama sejumlah pejabat Kementerian Sosial serta Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial Loemongga Agus Gumiwang menghadiri kegiatan One Day for Children.

Dalam acara tersebut, Loemongga tampak duduk di karpet merah bersama ratusan anak-anak di lapangan Tanjung, Lombok Timur. Bertepuk tangan, bernyanyi dan bergembira bersama dengan anak-anak.

Saat tiba aba-aba dari pemandu acara agar anak-anak berdiri, Loemongga Agus Gumiwang juga ikut berdiri, kemudian bernyanyi, dan mengikuti irama rancak dari musik yang berdentam.

Dalam acara ini disampaikan sejumlah penghargaan, bantuan, dan hadiah kepada berbagai pihak. Loemongga juga membacakan salah satu coretan anak-anak yang digantungkan pada pohon cita-cita.

Menanggapi coretan anak-anak, ia tak lupa ikut memanjatkan harapan dan doa. "Jadilah anak-anak dengan cita-cita yang tinggi dan semoga sukses selalu. Tetap semangat, ya," katanya, disambut tepuk tangan anak-anak.*
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar