Mourinho tidak tertarik ke Real Madrid

id jose mourinho

Jose Mourinho (Foto antaranews.com)

Manchester, Inggris (Antaranews Jogja/Reuters) - Jose Mourinho menepis spekulasi yang menyatakan akan kembali ke Real Madrid, Senin, dan ia menegaskan ingin tetap sebagai pelatih Manchester United sampai kontraknya selesai.
   
Pelatih Real saat ini, Julen Lopetegui berada di bawah tekanan menyusul serangkaian hasil buruk yang membuat timnya melorot ke peringkat ketujuh La Liga dan media Spanyol melaporkan bahwa Mourinho adalah favorit sebagai pengganti jika Lopetegui dipecat.

Kontrak Mourinho United berakhir pada 2020 dan klub memiliki opsi untuk memperpanjangnya untuk satu tahun lagi, tetapi pelatih asal Portugal itu juga berada di bawah tekanan karena MU sampai saat terpuruk di peringkat kesepuluh setelah menjalani sembilan pertandingan.

"Masa depan saya ada di sini," kata Mourinho pada konferensi pers menjelang pertemuan Liga Champions pada Selasa dengan Juventus.

"Saya sudah terikat kontrak dan sampai hari terakhir kontrak saya, saya hanya memikirkan Manchester United. Saya akan tetap di MU sampai kontrak saya selesai," kata Mou.

Dia juga menegaskan bahwa United akan tampil tanpa enam pemain untuk pertandingan Selasa di Old Trafford, yaitu Alexis Sanchez, Marouane Fellaini, Jesse Lingard, Diogo Dalot, Scott McTominay dan Phil Jones.

"Para pemain yang Anda lihat (dalam latihan) adalah pemain yang ada. Tidak ada yang disembunyikan dan Alexis akan absen," katanya.

Mourinho dalam kesempatan itu juga menyinggung insiden yang terjadi para pertandingan menghadapi Chelsea yang berakhir imbang 2-2.

Mou malah kemudian membela Marco Ianni, dan meminta asisten pelatih Chelsea itu diberi kesempatan kedua oleh Maurizio Sarri, bos Chelsea.

Ianni memicu perselisihan dengan melakukan selebrasi berlebihan di depan bangku pemain Manchester setelah Chelsea berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Mantan gelandang United Phil Neville telah meminta Ianni untuk dipecat oleh Chelsea karena perilakunya yang dinilai tidak sportif, tapi Mourinho justru tidak setuju.

"Saya memang tidak suka dengan apa yang dilakukan anak muda itu, tapi saya kira dia tidak layak mendapatkan lebih dari yang telah dilakukannya," kata Mourinho.

"(Ianni) telah meminta maaf kepada saya, saya menerima permintaan maafnya, saya pikir dia layak mendapat kesempatan kedua, saya tidak berpikir dia pantas dipecat ... Itulah akhir cerita bersama saya ketika dia meminta maaf," katanya menambahkan.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar