Nadine berencana bulan madu di Selandia Baru

id nadine

Nadine Chandrawinata (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Pasangan selebritas Puteri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata dan aktor Dimas Anggara memilih Selandia Baru sebagai tempat berbulan madu pada September silam.

Nadine yang merupakan Tourism Advocate for Tourism New Zealand Indonesia mengungkapkan negara tersebut sudah diincarnya jadi tempat berbulan madu bersama suami masa depan, bahkan sebelum dia bertemu dengan Dimas. 

"Sebelum ketemu Dimas saya sudah ingin ajak suami (kelak) ke sini untuk honeymoon atau kapan-kapan (setelah menikah)," ujar Nadine di Jakarta, Selasa.

Salah satu cara turis menjelajahi keindahan alam di Selandia Baru adalah dengan mengendarai camper van, mobil berukuran besar dengan fitur-fitur seperti rumah yang memiliki dapur hingga kamar mandi.

Sudah tiga kali Nadine berlibur ke Selandia Baru yang dia sebut selalu memberikan hal baru di setiap perjalanannya. Dari semua perjalanan itu, dia sengaja tidak menjajal camper van karena ingin menikmatinya bersama suami masa depan.

"Semesta mendengar permintaanku dan Dimas juga senang road trip," ujar Nadine sumringah.

Dimas sudah mendengar banyak cerita tentang Selandia Baru dari istrinya. Ide untuk berbulan madu ke sana disambut hangat, apalagi Selandia Baru terkenal dengan udaranya yang sehat dan minim polusi.

"Apalagi aku ada asma," kata Dimas, menambahkan banyak aktivitas menyehatkan yang bisa dilakukan di Selandia Baru.

Mereka mengunjungi tiga wilayah yang terkenal akan sisi romantisnya, yaitu Queenstown, Fiordland, dan Wanaka. 

Nadine dan Dimas memulai petualangan romantis mereka di Queenstown, di mana mereka naik balon udara dan makan malam dengan dikelilingi pemandangan spektakuler di Jack's Point.

Kemudian mereka menaiki helikopter dan berjalan di pegunungan es Alpen Selatan serta menginap di atas kapal pesiar mewah Fiordland Discovery di Milford Sound. 

Pasangan petualang ini juga melakukan skydive di Wanaka dan menerima berkat Maori untuk pernikahan mereka sebagai tanda "awal yang baru".
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar