BPBD Gunung Kidul imbau masyarakat memangkas pohon

id Angin kencang

Ilustrasi (Foto ANTARA/Sidik)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk melakukan pemangkasan pohon guna mengantisipasi pohon tumbang akibat angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Gunung Kidul Edy Basuki di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan belum lama ini pihaknya telah memberikan surat edaran pada instansi terkait dan pihak kecamatan untuk melakukan pemangkasan dahan pohon yang sekiranya membahayakan.

Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang dan adanya korban jiwa maupun luka. Beberapa hari lalu terdapat satu pengendara yang tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalanan.

"Surat edaran sudah kami kirim ke camat-camat. Nantinya harus disampaikan ke pemerintah desa dan masyarakat," kata dia.

Dia mengatakan pengalaman pada musim penghujan lalu, banyak pohon tumbang yang menimpa rumah ataupun menimpa seseorang hingga mengakibatkan cedera.

Langkah antisipasi terus dilakukan oleh BPBD Gunung Kidul sehingga insiden seperti itu dapat dicegah.

Jalur Yogyakarta-Wonosari menjadi target pemantauan dari BPBD Gunung Kidul dan beberapa instansi lainnya.

"Kalau untuk pemangkasan di sepanjang jalan Yogya-Wonosari itu yang memiliki kewenangan adalah DPU daerah/provinsi, kami hanya memberikan imbauan saja," kata dia.

Edy berharap, setelah surat edaran diberikan kepada masing-masing instansi, selanjutnya pihak terkait langsung menyikapi dalam waktu dekat ini.

Ia mengharapkan paling tidak pada akhir bulan, di mana Gunung Kidul diprediksi telah memasuki musim penghujan, tidak ada lagi pohon-pohon yang membahayakan.

"Ini bukan hanya di sekitar jalanan. Tapi menyasar seluruh daerah, baik di sekitar pemukiman maupun lahan lainnya," katanya.

Dia mengatakan memasuki musim hujan ini, sejumlah bencana alam memang rawan terjadi dan diwaspadai pihaknya.

Adapun bencana yang mungkin terjadi adalah banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang membahayakan masyarakat, seperti pada Senin (12/11), ada angin kencang menyebabkan beberapa rumah rusak di Desa Selang, Wonosari, dan Desa Bejiharjo, Karangmojo.

"Kami mengimbau warga untuk selalu waspada dengan potensi bencana di sekitarnya," katanya.


(KR-STR) 14-11-2018 07:25:40

 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar