OJK mendirikan 40 Bank Wakaf Mikro

id OJK

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santosa meluncurkan Program Klaster Pembatik Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta, Sabtu (Foto Antara/Hery Sidik)

Yogyakarta  (Antaranews Jogja) - Otoritas Jasa Keuangan menyatakan terus mendirikan Bank Wakaf Mikro guna memperluas akses keuangan masyarakat di tingkat mikro dan hingga saat ini sudah mendirikan sekitar 40 Bank Wakaf Mikro.
    
"Ini kita sudah masuk ke sekitar 35 sampai 40 Bank Wakaf Mikro yang sudah kita dirikan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santosa usai meluncurkan Program Klaster Pembatik Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta, Sabtu.
    
Menurut dia, dengan adanya Bank Wakaf Mikro tersebut juga saat ini sudah mulai kelihatan para nasabah-nasabah yang sudah berkembang usahanya, apalagi nasabah pengusaha mikro itu juga mendapat pembinaan setelah mendapat pembiayaan.
    

"Tadi kami lihat pengepakan ini sesuatu hal yang harus kuta pikirkan supaya kemasannya semakin bagus, agar bisa diberi merk. Jadi kita sudah masuk kepada pembinaaan packaging, karena di situ potensinya besar," katanya.
    
Selain itu, kata dia, pihak pengelola bank wakaf sudah mulai masuk ke pembinaan kepemasaran produk usaha mikro nasabah, sebab masyarakat sudah tahu bahwa produk mereka kualitasnya tidak kalah dari produk yang sudah beredar.
    
"Sehingga ini nanti bisa menjadi sumber pengembangan lebih lanjut lagi bagi para pengusaha mikro, kalau sekarang ini mereka tidak ada yang memasarkan mereka sendiri, nanti bagaimana pemasaran ini bisa kita upayakan," katanya.
    
Wimboh mengatakan, salah satunya dengan mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang sudah punya link pemasaran, kemidian juga melalui online atau dalam jaringan, sehingga dimanapun bisa order secara online produk itu.
    
"Kita juga siap membantu memfasilitasi kalau ada pameran kerajinan itu, nanti kita sama sama buka stan untuk produk Bank Wakaf Mikro, nasabah Bank Wakaf Mikro, supaya paham ternyata masyarakat di daerah bisa produksinya bagus," katanya.
    
Ia mengatakan, saat ini total nasabah Bank Wakaf Mikro yang keberadaan tersebar di seluruh Tanah Air sekitar 7.500 nasabah, dan jumlah nasabah itu akan terus bertambah seiring bertambahnya pendirian Bank Wakaf Mikro.
    
"Sekarang ini di Yogyakarta sudah ada tiga Bank Wakaf Mikro, nanti kalau potensinya ada kita dirikan lagi, kita tidak akan berhenti akan terus kita lakukan, dan ke depan akan kita lihat bagaimana perkembangannya," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar