Kulon Progo siap suplai air bersih Bandara NYIA

id Bandara Kulon Progo

Kulon Progo siap suplai air bersih Bandara NYIA

Ilustrasi jaringan pipa PDAM (Foto antarafoto.com)

Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui PDAM Tirta Binangun siap menyuplai kebutuhan air bersih Bandar Udara Baru Internasional Yogyakarta sebesar 40 liter per detik.
     
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Kulon Progo, Senin, mengatakan sistem pasokan air bersih di bandara nanti jelas sangat berbeda dari jaringan untuk rumah tangga.
     
"PDAM Tirta Binangun harus bekerja keras untuk membikin jaringan dari sumber air menuju bandara hingga membangun ground tank untuk penampungan air bagi kebutuhan bandara," kata Hasto.
     
Ia mengatakan kebutuhan air bersih di Bandara NYIA lebih dari 40 liter per detik. Rencananya, air akan dialirkan dari Sungai Progo melaluiBendung Sapon (Kecamatan Lendah). PDAM Tirta Binangun juga akan membuat sumur-sumur bor bawah tanah sebagai cadangan air, bila Sungai Progo debitanya kecil.
     
"PDAM harus kerja keras karena ini penglaman baru yang berbeda," kata Hasto.
     
Hasto mengatakan pemkab akan meminta bantuan penerintah pusat dan Balai Besar Wilayah SUngai Serayu Opak (BBWSSO) untuk pembangunan saluran primernya. Pnyediaan air bersih untuk bandara ini terbilang bukan investasi yang murah.
     
Penyiapan jaringan dan water treatment (pengolahan air) paling tidak membutuhkan anggaran Rp200 miliar hingga Rp300 miliar.
     
"Ada beberapa skenario pendanaannya, jaringan air lokal nanti bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PDAM Tirta Binangun maupun Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)," katanya.
     
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Binangun Jumantoro memperkirakan volume kebutuhan air bersih untuk bandara tersebut di awal 2019 hingga 2020 nanti sekitar 14 liter per detik atau 1.000 meter kubik per hari. Wilayah selatan masih ada jaringan SPAM Lendah dengan debit 80 liter per detik.
     
Ia memastikan pada pekan terakhir Januari 2019 nanti air sudah mengalir ke ground water tank AP I karena pembangunan jaringan sudah dimulai tahun ini. 
     
"Saat ini, kami mempunyai ketersediaan air sebesar 24 liter per detik sehingga kebutuhan itu bisa terpenuhi untuk periode dua tahun mendatang," katanya. 
   
Sementara itu, Direktur Utama PT AP I Faik Fahmi mengatakan kebutuhan air bersih di bandara nanti mencapai 400 kubik per hari untuk kapasitas 14 juta penumpang. Angka ini terbilang besar dan kerja sama itu diharapkan bisa mencukupinya. PDAM Tirta Binangun juga telah menunjukkan komitmennya atas pemenuhan kebutuhan air bersih itu sehingga diharapkannya bisa terealisasi.
   
"Kebutuhannya lumayan besar. Mudah-mudahan bisa dipenuhi (oleh PDAM)," kata Faik.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar