Gunung Kidul upayakan retribusi pariwisata mencapai target

id Pantai Baron

Pantai Baron Kabupaten Gunung Kidul dipadati pengunjung (Foto ANTARA/Mamiek)

Gunung Kidul (ANTARA News Jogja) - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya mencapai target pendapatan asli daerah dari retribusi wisata sebesar Rp28,276 miliar.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan, sampai saat ini pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata baru terealiasi sebesar Rp22,019 miliar.

"Kami masih memiliki pekerjaan rumah mencapai target pendapatan Rp28,267 miliar. Jumlah kunjungan wisatawan sekarang ini baru mencapai 2.754.504 orang. Kami hingga 25 Desember nanti harus mengejar pendapatan Rp6 miliar," kata Harry.

Dengan adanya libur sekolah, natal dan akhir tahun ini diharapkan mampu mendongkrak pundi-pundi pendapatan daerah, sehingga program-program yang telah direncanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Disinggung mengenai faktor penyebab capaian PAD dari sektor pariwisata masih sangat jauh dari target, Harry mengungkapkan lantaran dampak cuaca yang beberapa waktu lalu tidak stabil. Gelombang tinggi yang memporakporandakan kawasan pantai selatan Gunung Kidul, membuat kunjungan wisatawan berkurang.

"Gelombang tinggi yang terjadi beberapa bulan lalu berdampak panjang, selain kerusakan di sarana prasarana yang ada juga berpengaruh dengan kunjungan wisatawan," imbuh dia.

Harry mengatakan Badai Siklon Cempaka beberapa waktu lalu juga berdampak pada kunjungan dan pendapatan. Pasalnya beberapa sarana prasarana di objek wisata mengalami kerusakan, hingga saat ini masih ada beberapa objek wisata yang melakukan perbaikan lantaran dampak tersebut. Seperti yang diketahui jika pendapatan terbesar dari sektor pariwisata yakni dari wisata pantai selatan Gunung Kidul.

Ia bersama tim terus berupaya menerapkan cara-cara baru bekerjasama dengan pengelola wisata. Sehingga ada daya tarik berbeda untuk memikat wisatawan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Gunung Kidul.

"Sekarang, Gunung Kidul aman untuk berwisata. Dari pemkab dan masyarakat sejak ada kejadian langsung bebenah agar kunjungan tetap tinggi,? tambah dia.

Dengan pemgoptimalisasi petugas di lapangan, dan terobosan daya tarik tersendiri diharapkan mampu menaikkan pendapatan daerah, sehingga nantinya target dapat terlampaui atau misalnya kurang dari target juga tidak terlalu jauh seperti saat ini.

"Pemkab terus berupaya dan selalu optimistis, tentu hal ini tidak dapat dilakukan sendiri," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar