BTCN 1.0-AKAR tonggak sejarah baru dunia digital

id digital

BTCN 1.0-AKAR tonggak sejarah baru dunia digital

Indra Hariyadi (kanan) dan Ariel Thtng (Istimewa)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Blockchain Cryptocurrency Talks and Networking (BCTN 1.0-AKAR) merupakan konferensi internasional berkaitan dengan blockchain yang menjadi sebuah tonggak sejarah baru bagi dunia teknologi digital di Yogyakarta.

"Sebagai kota yang dikenal sebagai ibu kota dari talenta-talenta dunia teknologi digital di Indonesia, hal itu menjadi suatu pencapaian yang penting," kata Head of Committee BCTN 1.0-AKAR Saga Iqranegara di Yogyakarta, Jumat.

Di sela-sela BCTN 1.0-AKAR, Saga mengatakan pertemuan itu mengangkat tema Blockchain for Grassroots dengan maksud untuk memperkenalkan blockchain sebagai teknologi masa depan yang mampu menjadi alat untuk membantu masyarakat akar rumput.

"Tidak hanya orang yang dekat dengan teknologi namun juga masyarakat di akar rumput yang selama ini tidak memiliki akses ke teknologi menjadi lebih sadar dan dapat memanfaatkan teknologi blockchain," katanya.

Menurut dia, BCTN 1.0-AKAR yang dihadiri 500 peserta, 100 tamu undangan, 15 pembicara, dan 12 komunitas itu dipersembahkan oleh Hacklab.Rocks! dan Nakka serta bekerja sama dengan Indonesia Blockchain Society, Tokocrypto, DailySocial.id, Sahid Jogja Walk, dan Santara sebagai co-organizer.

"Kegiatan itu disponsori oleh Indigo Creative Nation, Alibaba Cloud, Asus, Gamatechno, Peruri, Bank Jateng, Kartaga, Biznet, dan Ngangkring Apparel, serta didukung ADITIF," katanya.

CEO Hacklab Rocks! Indra Hariyadi mengatakan pertemuan BCTN 1.0-AKAR itu dihadiri para tokoh nasional dan internasional dari industri teknologi blockchain. Mereka merupakan perwakilan dan ahli di bidang teknologi blockchain, pebisnis, akademisi, dan pemerintah.

"Pembahasan yang dilakukan dalam pertemuan tersebut mencakup banyak hal berkaitan dengan penggunaan blockchain dan manfaatnya dalam kehidupan," katanya.

Co-Founder Nakka dari Singapura, Ariel Thng mengatakan konsensus penting dalam membangun sebuah sistem berbasis blockchain.

"Blockchain dapat diterapkan dalam bisnis dan dunia industri," katanya.
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar