DPTHP-2 pemilu Bantul berkurang 1.978 nama

id Daftar pemilih

DPTHP-2 pemilu Bantul berkurang 1.978 nama

Ilustrasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) salah (Foto Antara/Joko Sulistyo)

Bantul (ANTARA News Jogja) - Daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah disempurnakan KPU setempat, berkurang sebanyak 1.978 nama dari DPTHP sebelumnya.

"Berkurangnya data pemilih itu karena ada (data) yang karena meninggal, pindah penduduk, dan karena ganda yang paling banyak," kata anggota KPU Kabupaten Bantul Arif Widayanto usai rapat Pleno Terbuka Penyempurnaan Rekapitulasi dan Penetapan DPTHP-2 Pemilu 2019 di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, DPTHP-2 yang ditetapkan KPU Bantul pada tanggal 12 November 2018 sebanyak 708.987 pemilih, meliputi 347.366 laki laki dan 361.621 perempuan

Penetapan pada Minggu (9/12) berjumlah 707.009 pemilih, meliputi 346.485 laki-laki dan 360.524 perempuan.

Arif mengatakan bahwsa penyempurnaan DPTHP-2 Pemilu 2019 di Bantul itu melibatkan semua pihak baik jajaran penyelenggara pemilu tingkat kecamatan hingga desa, kemudian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul.

"Kami perbaiki lagi apa yang sudah dilakukan sebulan yang lalu, artinya dengan adanya Surat Edaran Nomor 1429 diperbaiki, dibenahi, prosesnya melibatkan semua pihak dan hasilnya 707.009 data pemilih itu yang bisa disampaikan," katanya.

Menurut dia, penyempurnaan daftar pemilih tetap hingga pada angka terakhir itu tidak hanya dilakukan melalui proses yang singkat, tetapi proses pajangan dengan sinkroninasi di lapangan serta mengacu pada SE terbaru yang dikeluarkan KPU RI.

Hasil sinkroninasi data pemilih yang non-KTP elektronik juga sudah disisir, dimasukkan, kemudian data yang masih terindikasi ganda dicek.

"Kalau memang ganda, dihilangkan, kemudian data lainnya sudah melalui sinkroninasi pada tanggal 5 Desember," katanya.

Ia menyebutkan sebanyak 3.040 tempat pemungutan suara (TPS) tersebar di 75 desa se-Bantul.

Dijelaskan pula bahwa jumlah pemilih itu sudah, termasuk pemilih penyandang disabilitas sebanyak 1.905 orang.

Sementara itu, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul Nuril Hanafi mengatakan bahwa jumlah DPTHP-2 di Bantul dari sisi angka mengalami pengurangan meski secara detail ada penambahan dan pengurangan data karena tidak memenuhi syarat.

Dengan adanya data pemilih ini, dia mempersilakan semua pihak mencermati.

Bawaslu juga meminta detail data pemilih terbaru itu untuk menjadi bahan pengawasan selanjutnya bagi pengawas.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar