Harga kebutuhan poko stabil menjelang Natal

id kebutuhan pokok,natal

Pedagang menjual kebutuhan pokok dan aneka sayuran di Pasar Sentul, Kota Yogyakarta, Rabu (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan hingga saat ini rata-rata harga kebutuhan pokok dan aneka sayur mayur di daerah itu masih stabil mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019.
     
"Secara umum harga stabil. Meski ada kenaikan namun tidak signifikan," kata Kepala Seksi Pangan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Guntur Wahyu Anggoro saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu.
     
Guntur mengatakan berdasarkan pemantauan di Pasar Demangan, Pasar Beringharjo, dan Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta pada Rabu (12/12) beras mentik wangi menjadi satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan meski masih dalam batas toleransi. Harga pada hari sebelumnya Rp12.000 per kg, saat ini naik menjadi Rp12.167 per kg.
     
Sedangkan komoditas lainnya, yakni minyak goreng, kacang tanah, dan kubis justru mengalami penurunan, meski juga tidak signifikan. Harga minyak goreng saat ini Rp9.533 per kg, turun Rp200 dari hari sebelumnya, harga kacang tanah Rp17.667 per kg,turun Rp667, dan harga kubis Rp8.333 per kg, turun Rp333. "Ada yang naik dan turun tetapi tidak sampai memengaruhi inflasi," kata dia.
     
Adapun sebagian besar harga komoditas pokok maupun sayuran lainnya secara umum masih belum mengalami perubahan atau stabil. Harga gula pasir masih tetap Rp10.833 per kg, aneka tepung terigu Rp7.000-Rp8.000 per kg, daging sapi Rp116.667 per kg, daging ayam broiler Rp32.333 per kg, daging ayam kampung Rp73.333 per kg, bawang merah Rp23.333 per kg, bawang putih kating Rp19.667 per kg, bawang putih sinco Rp17.000 per kg.
     
Selanjutnya, harga cabai merah keriting Rp21.333 per kg, cabai merah besar Rp23.333 per kg, cabai rawit hijau Rp23.667 per kg, cabai rawit merah Rp24.000 per kg.
     
"Harga bawang merah memang sedikit melampaui harga acuan Rp20.000 per kg karena di tingkat petani mengalami penurunan produksi berkaitan dengan musim hujan tetapi persediaan aman," kata dia.
     
Menurut Guntur, meski secara umum harga komoditas pokok masih stabil, terdapat sejumlah komoditas yang terus dipantau tren harga maupun persediaannya yakni gula pasir, beras, serta telur ayam karena biasanya mengalami lonjakan permintaan mendekati Natal dan Tahun Baru.
     
Untuk menjaga stabilitas harga pangan, Disperindag DIY bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) DIY juga menggelar operasi pasar (OP) beras mulai November 2018. Untuk periode November beras yang digelontorkan mencapai 26 ton dan pada Desember 2018 mencapai 21 ton. "Kami targetkan beras OP sudah habis sampai 20 Desember 2018," kata dia.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar