KPU Yogyakarta mulai kemas logistik Pemilu 2019

id Logistik, pemilu, KPU Kota Yogyakarta

KPU Kota Yogyakarta mulai melakukan pengemasan kebutuhan logistik Pemilu 2019, khususnya bilik suara dan sampul (Foto Antara/KPU Kota Yogyakarta)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Meskipun Pemilu 2019 baru akan dilakukan pada April tahun depan, namun KPU Kota Yogyakarta terus melakukan persiapan, salah satunya mengemas kebutuhan logistik yang saat ini sudah tersedia.

“Kami sudah mulai melakukan pengemasan untuk logistik, di antaranya bilik suara dan sampul sesuai kebutuhan tiap tempat pemungutan suara (TPS),” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo di Yogyakarta, Sabtu.

Seluruh kegiatan pengemasan kebutuhan logistik Pemilu 2019 tersebut dilakukan di gudang KPU Kota Yogyakarta. Setiap TPS akan memperoleh empat bilik ditambah 43 buah sampul di antaranya sampul untuk surat suara sah, surat suara tidak sah, surat suara tidak digunakan dan berbagai formulir serta ditambah tinta dan segel.

Pada Pemilu 2019, di Kota Yogyakarta terdapat 1.373 TPS dengan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap hasil perbaikan yang sudah disempurnakan berjumlah 309.595 orang.

Namun demikian, tidak semua TPS akan menggunakan bilik suara baru yang terbuat dari karton kedap air karena bilik suara lama yang terbuat dari alumunium masih dinyatakan layak untuk digunakan. KPU Kota Yogyakarta hanya menerima tambahan 86 unit bilik suara baru.

Sedangkan alat kelengkapan TPS seperti paku untuk mencoblos surat suara, bantalan, bolpoin, dan spidol baru akan diterima di gudang KPU Kota Yogyakarta dari rekanan pada Senin (17/12). “Kotak suara belum kami rakit,” katanya.

Kotak suara pada Pemilu 2019 seluruhnya menggunakan kotak suara baru yang terbuat dari karton kedap air. Kebutuhan kotak suara di Kota Yogyakarta tercatat sebanyak 7.014 buah.

Hidayat mengatakan, pengemasan kebutuhan logistik Pemilu 2019 dilakukan bertahap agar pekerjaan tidak menumpuk menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 sehingga akan diketahui jika masih ada kebutuhan logistik yang perlu ditambah.

“Hasil pengemasan itu tetap akan kami simpan di gudang sembari menunggu kebutuhan logistik berupa formulir dan surat suara yang dikirim dari KPU RI,” katanya.

Selama disimpan di gudang, Hidayat mengatakan, seluruh logistik Pemilu 2019 ditangani secara khusus karena sebagian besar terbuat dari kertas atau karton meskipun diklaim sebagai karton kedap air.

“Kami memasang palet atau papan kayu agar kotak suara tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Selain itu juga dilakukan fumigasi dan penyemprotan disinfektan agar tidak ada rayap atau hama lain yang bisa merusak logistik,” katanya.

Palet yang digunakan untuk menumpuk kebutuhan logistik terlebih dulu dilapisi dengan plastik sehingga jika ada hama atau air tidak langsung mengenai logistik dan terakhir ditutup menggunakan terpal. 

 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar