Dua anjing K-9 siap amankan stasiun di Yogyakarta

id Stasiun, Natal dan tahun baru,K-9

Satu dari dua ekor anjing K-9 yang akan membantu pengamanan di Stasiun Tugu Yogyakarta selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 (Foto Antara/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Dua ekor anjing K-9 dari Unit Satwa Direktorat Sabhara Polda DIY siap menjalankan tugas untuk membantu mengamankan stasiun di Yogyakarta selama pelaksanaan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019.

“Kedua anjing ini memiliki kemampuan yang berbeda. Flash memiliki kemampuan untuk melacak bahan peledak sedangkan Joni mampu melacak narkotika,” kata Kepala Unit Satwa Direktorat Sabhara Polda DIY AKP Adi Purnomo di sela-sela apel kesiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu.

Kedua anjing K-9 tersebut akan bertugas secara bergantian di dua stasiun besar yang ada di Yogyakarta yaitu di Stasiun Tugu dan Lempuyangan mulai 20 Desember hingga 6 Januari 2019. “Sehari bertugas satu kali,” katanya.

Adi menyebut, Flash yang memiliki ras Belgian Malinois dan Joni dari ras Labrador tersebut sudah memiliki segudang pengalamanan untuk melakukan sterilisasi atau pelacakan, di antaranya hotel, bandara, Gedung Agung atau sterilisasi lokasi saat ada tamu negara yang datang ke Yogyakarta.

“Mereka sudah bertugas sejak berusia dua tahun,” kata Adi yang menyebut kedua anjing saat ini hampir berusia lima tahun.

Keduanya akan menunjukkan reaksi tertentu jika menemukan narkotika atau bahan peledak. Keramaian di stasiun saat libur panjang akhir tahun, dipastikan tidak akan mengurangi kemampuan kedua anjing untuk melakukan pelacakan.

“Mereka pun sangat senang bersosialisasi dengan penumpang. Saat diajak berfoto atau dibelai, justru mereka akan senang sehingga bisa mengurangi stres dari tugas yang diberikan kepada mereka,” kata Adi.

Sementara itu, Deputi Executive Vice President (EVP) Daerah Operasi 6 Yogyakarta Nathan M Siahaan memastikan seluruh personel PT KAI siap melaksanakan dan memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019.

“Kami terjunkan sekitar 500 personel dari KAI. Kami juga mendapat tambahan personel pengamanan dari berbagai pihak seperti TNI, kepolisian dan pemerintah daerah,” kata Nathan.

Guna memastikan keamanan di stasiun, lanjut Nathan, selain mengerahkan anjing K-9, juga akan dilakukan pengecekan yang lebih ketat kepada penumpang khususnya di pintu “boarding”, di antaranya pengecekan terhadap barang bawaan agar tidak ada barang berbahaya yang dibawa penumpang ke kereta.

“Akan ada tambahan ‘metal detector’ selain pengamanan terbuka dan tertutup,” katanya.

PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta memperkirakan ada kenaikan jumlah penumpang sekitar tiga hingga lima persen pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Diperkirakan, puncak kepadatan akan terjadi pada 25 Desember dan 1 Januari,” katanya. 

Sedangkan untuk pengamanan perlintasan atau perjalanan kereta api, Nathan mengatakan, sudah melakukan antisipasi terhadap beberapa titik yang rawan longsor seperti di sekitar ruas Kaliyoso hingga Gundih.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar