Realisasi pendapatan pariwisata Bantul tembus 110 persen

id Parangtritis

Sejumlah wisatawan berwisata di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta (Foto dokumen Antara)

Bantul (Antaranews Jogja) - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata selama 2018 sebesar Rp29 miliar atau 110 persen dari target.

"Memang tahun 2018 kami menargetkan pendapatan sebesar Rp26,3 miliar, tetapi sampai akhir tahun mencapai sebesar Rp29 miliar atau 110 persen, artinya sudah melampuai target," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu.

Menurut dia, perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari penarikan retribusi wisata tersebut dihimpun dari semua Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) objek wisata yaitu Pantai Parangtritis, pantai wilayah barat, Gua Selarong, Gua Cerme, dan sewa gedung.

Ia mengatakan perolehan PAD pariwisata sebesar Rp29 miliar ini menjadi apresiasi dalam pertumbuhan sektor pariwisata Bantul, karena mengalami peningkatan yang signifikan dibanding perolehan PAD tahun-tahun sebelumnya.

"Ini menjadi satu perolehan peningkatan PAD yang paling luar biasa di tahun 2018, karena tahun 2017 mendapat Rp17 miliar, sementara tahun 2018 sudah Rp29 miliar, artinya naiknya hampir sebesar Rp12 miliar kenaikan PAD pada tahun ini," katanya.

Bahkan, lanjut dia, pada tahun 2016 perolehan PAD pariwisata Bantul masih sebesar Rp12,8 miliar. "Artinya PAD tahun 2018, pendapatan dua tahun lebih, kalau dianalogkan dengan pendapatan di 2016," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul Ni Nyoman Yudiriani mengatakan perolehan PAD pariwisata sebesar Rp29 miliar itu dicapai dengan tingkat kunjungan sebanyak sekitar 3,67 juta orang di empat kawasan wisata.

Ia menyebutkan wilayah Pantai Parangtritis yang meliputi Pantai Depok, Parangkusumo, dikunjungi sekitar 2,8 juta orang dengan PAD sebesar Rp23,1 miliar, kemudian pantai wilayah barat meliputi Pantai Samas, Gua Cemara, Kuwaru, dan Pantai Baru dikunjungi 730 ribu orang dengan PAD sebesar Rp5,6 miliar.

Selanjutnya objek wisata alam Gua Selarong di wilayah Kecamatan Pajangan dikunjungi sekitar 27 ribu orang dengan PAD sebesar Rp217 juta, kemudian objek wisata Gua Cerme di Imogiri dikunjungi sekitar 7.900 ribuan dengan PAD sebesar Rp45,6 juta.

"Tujuan utama wisatawan ke Bantul itu Pantai Parangtritis karena sudah menjadi ikonnya wisata Bantul, meskipun ada pantai baru, Pantai Gua Cemara, wisatawan luar daerah itu kalau ke Bantul pasti ke Parangtritis," katanya.
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar