Satu wisatawan tenggelam di Pantai Paramgtritis belum ditemukan

id Wisatawan tenggelam

DAERAH BERBAHAYA. Wisatawan pantai parangtritis tidak menghiraukan tanda berbahaya yang dipasang di sekitar pantai, meskipun korban tenggelam di pantai tersebut sering terjadi. (Foto ANTARA/ Hery Sidik)

Bantul (Antaranews Jogja) - Seorang wisatawan yang mengalami kecelakaan laut di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (6/1) siang hingga Senin (7/1) siang belum ditemukan anggota pencarian dan penyelamatan setempat. 
     
"Hasil pencarian korban laka (kecelakaan) laut Pantai Parangtritis sampai (Senin, 7/1) siang ini masih nihil," kata Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta dalam pesan singkatnya di Yogyakarta, Senin.
     
Korban yang masih hilang dan belum ditemukan personel SAR dan personel gabungan meski sudah diupayakan melakukan pencarian sejak kejadian itu dilaporkan adalah Prasetyo (18) pelajar asal Munggur, Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah.
     
Saat kejadian kecelakaan laut, korban bersama tiga teman lainnya, namun ketiganya yaitu Malik Sadikin Nugroho (26), Saryono (20) dan Bambang Irawan (18) yang juga merupakan warga Munggur, Mojogedang, Karanganyar Jawa Tengah berhasil diselamatkan.
     
"Pencarian korban kecelakaan laut pantai Parangtritis sudah dilakukan dengan penyisiran ke arah barat -timur dan menggunakan satu unit jetsky milik Satlinmas (Satuan Linmas)," katanya.
     
Sebelumnya, menurut dia, berdasarkan laporan yang diterima dari Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis kejadian kecelakaan laut itu terjadi pada Minggu sekitar pukul 13.30 WIB di Pantai Parangtritis saat keempat orang bermain air di laut. 
     
"Korban datang bersama rombongan satu bus dari Karanganyar, keempat korban bermain di area dekat palung dan sudah di peringatkan oleh petugas SAR yang berada di tepi pantai," katanya. 
     
Namun, kata dia, mereka tidak menghiraukan peringatan tersebut sehingga keempat korban terseret ke palung dan terbawa ke tengah laut, kemudian petugas yang berada di pinggir pantai langsung memberi pertolongan.
     
"Korban satu dan dua langsung tertolong menggunakan pelampung dan papan surfing, sedangkan korban ketiga dan keempat terbawa arus ke tengah, namun korban tiga dapat tertolong dengan dievakuasi perahu nelayan," katanya. 
   
Sedangkan korban ke empat, kata dia, masih dalam pencarian anggota SAR dan Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda DIY dan Satlinmas Pantai Parangtritis.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar