Bupati : integritas bebas korupsi jangan sekadar seremonial

id Zona integritas

Bupati Sleman Sri Purnomo turut menandatangani zona integritas pembangunan wilayah bebas korupsi Pengadilan Agama Kabupaten Sleman (Foto Antara/Humas Sleman)

Sleman (Antaranews Jogja) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Purnomo mengingatkan pencanangan zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani harus nyata diwujudkan dan jangan hanya sekadar seremonial.
     
"Pencanangan zona integritas diharapkan tidak sekadar seremonial saja. Tapi yang penting adalah prakteknya. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," kata Sri Purnomo pada Pencanangan Pembangunan Zona integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pengadilan Agama Sleman, Selasa.
     
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung penuh diselenggarakannya pencanangan tersebut. 
     
"Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam upaya pemberantasan praktek korupsi dan turunannya di Kabupaten Sleman," katanya.
     
Ia mengatakan, dengan birokrasi yang bersih akan dapat menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat.
     
"Diharapkan pencanangan zona integritas ini ke depannya dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya," katanya.
     
Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Sleman Abdul Malik, SH. M.Si mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan reformasi birokrasi demi terwujudnya Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Pengadilan Agama Kabupaten Sleman.
     
Dia mengaku siap melakukan pengawasan agar komitmen bersama tersebut dapat diimplementasikan dengan baik.
     
"Pengawasannya secara melekat. Dari atasan ke bawahan dan terus ke bawahannya lagi secara berjenjang. Jika bawahannya melanggar, maka atasannya juga langsung kena sanksi," katanya.
     
Menurut dia, Pengadilan Agama Kabupaten Sleman telah berupaya memberikan pelayanan yang baik dan bersih kepada masyarakat. Salah satunya dengan membangun Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Diharapkan dengan adanya pelayanan terpadu tersebut masyarakat dapat mempermudah proses pelayanan kepada masyarakat.
     
"Kami ingin memberikan pelayanan yang prima. Dengan masuk satu ruangan semua sudah bisa terlayani di situ," katanya.
     
Pada pencanangan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama Pembangunan Zona integritas Menuju WBK dan WBBM oleh Kepala Pengadilan Agama Sleman, Forkompimda Kabupaten Sleman dan Kepala Pengadilan Tinggi Agama DIY.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar