Sultan HB X meresmikan Stadion Mandala Krida Baru

id stadion mandala krida,sultan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X (kedua kanan) melihat fasilitas usai peresmian Stadion Mandala Krida Baru di Yogyakarta, Kamis (10/1/2019). Stadion bertaraf internasional yang direnovasi sejak tahun 2013 itu menjadi salah satu simbol kebanggan dari mimpi masyarakat Yogyakarta terhadap dunia olahraga. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj. (.)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Stadion Mandala Krida yang telah selesai direnovasi dan kini berganti nama menjadi Stadion Mandala Krida Baru pada Kamis.
    
Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Sultan dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji.
     
"Stadion ini bukan sekadar stadion biasa, tetapi stadion Mandala Krida Baru adalah manifestasi sportivitas para pelaku olahraga," kata Sultan dalam sambutannya.
     
Sultan berharap sebagai stadion yang menjadi kebanggaan warga Yogyakarta, Mandala Krida Baru dapat dikelola secara profesional karena akan menjadi wadah bagi kegiatan olahraga pada level apapun, mulai dari level terendah hingga level internasional.
     
Selain itu, Sultan juga meminta lingkungan stadion dapat dihindarkan dari tangan-tangan jahil dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengganggu dinamika sportivitas dan merusak citra Daerah Istimewa Yogyakarta.
      
"Keindahan dalam venue stadion harus dijaga dan dirawat karena itu juga sangat mencerminkan sportivitas para satriya yang sesungguhnya," kata Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini.
     
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan perencanaan renovasi Stadion Mandala Krida yang kini telah berubah nama menjadi Mandala Krida Baru dimulai pada 2012. Sedangkan pembangunan konstruksi stadion dimulai sejak 2013 dan dirampungkan secara bertahap hingga 2018.
      
Ia menyebutkan beberapa venue yang dimiliki Stadion Mandala Krida Baru mulai dari panjat dinding, bola volly pasir, bola basket out door, arena sepatu roda, arena balap motor, lapangan sepak bola, sirkuit atletik bertaraf internasional, serta mushola.
      
Menurut dia, dana yang dihabiskan untuk menyelesaikan proyeknya tersebut mencapai Rp174,4 miliar. Setelah proyek renovasi itu selesai, menurut dia, pada 2020 akan dilakukan pengadaan barang untuk melengkapi venue stadion seperti pengadaan lampu stadion, kursi tribun, hingga videotron score board.







 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar