Populasi sapi di Kulon Progo 52.340 ekor

id Ternak sapi

Ternak sapi Kulo Progo. (Foto ANTARA/Mamiek)

Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Populasi ternak sapi potong di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, 2018, mencapai 52.340 ekor mengalami peningkatan 1.293 ekor dibandingkan 2017 sebanyak 51.047 ekor.
   
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Nur Syamsu Hidayat di Kulon Progo, Kamis, mengatakan populasi sapi di Kabupaten Kulon Progo dari 2014 hingga 2017 secara berturut-turut, yakkni 49.522 ekor, naik menjadi 49.866 ekor, dan turun 49.851 ekor, dan pada 2017, menjadi  51.047 ekor.
   
"Pada 2018, populasi sapi kembali naik menjadi 52.340 ekor. Kenaikan populasi ini tidak terlepas adanya program sapi indukan wajib bunting (Siwab)," katanya.
   
Ia mengatakan capain upaya khusus (upsus) Siwab di Kulon Progo pada 2018, yakni inseminasi buatan sebanyak 28.612 ekor terdiri target 18.300 ekor. "Keberhasilan kebuntingan akan terlibat pada 2019 ini. Kami optimistis, tingkat keberhasilan kebuntingan sapi di atas 50 persen," katanya.
   
Ada pun populasi sapi di setiap kecamatan yang ada di Kulon Progo, yakni Samigaluh sebanyak 2.397 ekor, Kalibawang sebanyak 3.722 ekor, Nanggulan sebanyak 3.651 ekor, Girimulyo sebanyak 3.097 ekor, Sentolo sebanyak 6.450 ekor.
   
Kemudian, Kecamatan Pengasih sebanyak 6.282 ekor, Kokap sebanyak 2.396 ekor,  Lendah sebanyak 6.849 ekor, Temon sebanyak 6.112 ekor, Wates sebanyak 6.112 ekor, Panjatan sebanyak 5.797 ekor, dan Galur sebanyak 2.454 ekor.
   
"Di Kulon Progo ada lima kecamatan dengan populasi sapi tinggi, yakni Sentolo, Pengasih, Lendah, Wates, dan Panjatan. Di kecamatan tersebut ketersedian pakan sangat cukup, dan banyak warga yang memelihara sapi," katanya.
   
Kepala Seksi Produksi Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Budi Sasongko mengatakan pada 2018, ada kelompok peternak yang mendapat bantuan di Kecamatan Panjatan sebanyak 15 ekor. "Sapi bantuan di Kecamatan Panjatan sudah berkembang dengan baik. Kami berharap bantuan tersebut mampu mendongkrak pupulasi sapi di Kulon Progo," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar