KPU Yogyakarta buka pendaftaran relawan demokrasi

id KPU Kota yogyakarta

KPU Kota Yogyakarta (Foto jogja.antaranews.com)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta membuka pendaftaran Relawan Demokrasi sebagai bentuk peran serta masyarakat untuk membantu mendorong peningkatan partisipasi pemilih dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.



“Ada 11 basis kelompok masyarakat yang akan dilibatkan sebagai Relawan Demokrasi (Relasi). Kami membutuhkan total 55 relawan,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Frenky Argitawan Mahendra di Yogyakarta, Jumat.



Sebanyak 11 basis kelompok masyarakat tersebut di antaranya, kelompok berbasis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, kaum marjinal, komunitas, keagamaan, dan warga internet.



Menurut dia, proses penerimaan Relawan Demokrasi akan dilakukan secara terbuka sehingga KPU Kota Yogyakarta menerima sebanyak-banyaknya pendaftar dari berbagai kelompok masyarakat asalkan mampu memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.



Syarat yang harus dipenuhi di antaranya, berusia minimal 17 tahun, nonpartisan, terdaftar sebagai pemilih, bukan penyelenggara pemilu dan khusus untuk pendaftar dari basis warga internet juga diminta mampu mengoperasikan atau membuat konten, slogan hingga meme, serta memiliki minimal tiga akun media sosial dengan pengikut minimal 1.000 orang.



Sedangkan untuk relawan berbasis komunitas harus tergabung dalam komunitas tertentu, begitu pula dengan relawan berbasis penyandang disabilitas harus tergabung dalam lembaga penyandang disabilitas, dan relawan berbasis keagamaan merupakan penyuluh keagamaan non-PNS.



Pendaftar dapat menyampaikan berkas lamaran yang dikirim langsung pada hari kerja ditujukan kepada kPU Kota Yogyakarta. Pendaftar dapat menyampaikan berkas lamaran maksimal hingga Senin (14/1) pada jam kerja.



Pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti wawancara pada 15-16 Januari, dan pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 17 Januari.



“Relawan Demokrasi ini akan bekerja selama tiga bulan yaitu pekan keempat Januari hingga pekan kedua April. Mereka akan memperoleh honor Rp750.000 per bulan,” katanya.



Setiap Relawan Demokrasi akan diminta untuk melakukan sosialisasi sesuai dengan latar belakang yang dimiliki oleh setiap relawan. “Contohnya, relawan berbasis pemilih pemula maka mereka akan menyasar pemilih pemula dalam program sosialisasi mereka, begitu pula dengan relawan berbasis perempuan menyasar pemilih perempuan,” katanya.



 Frenky menyebut, tujuan akhir yang diharapkan dari program tersebut adalah meningkatnya partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019. KPU Kota Yogyakarta menargetkan, partisipasi pemilih bisa mencapai 77,5 persen.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar