320 APK menjadi sasaran penertiban Bawaslu Yogyakarta

id Alat peraga kampanye, penertiban, bawaslu

Penertiban alat peraga kampanye di Kota Yogyakarta (Foto Antara/Bawaslu Kota Yogyakarta)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Sebanyak 320 buah alat peraga kampanye di Kecamatan Mergangsan yang dipasang melanggar aturan menjadi sasaran penertiban yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu Kota Yogyakarta bersama Satpol PP serta kepolisian.

Kami rutin melakukan penertiban. Namun, selalu saja ada alat peraga kampanye (APK) yang dipasang melanggar aturan. Jumlahnya pun cukup banyak mencapai ratusan seperti yang kami tertibkan hari ini di Kecamatan Mergangsan,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta Tri Agus Inharto di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah alat peraga kampanye tersebut dipasang di fasilitas umum seperti tiang telepon dan tiang listrik serta di pergola.

Seluruh alat peraga kampanye yang sudah ditertibkan akan disimpan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Mergangsan dan peserta pemilu yang memiliki alat peraga tersebut dapat mengambil kembali alat peraga yang sudah ditertibkan.

“APK tersebut bisa dipasang kembali asalkan dipasang di tempat yang benar dan bukan lokasi larangan,” katanya.

Tri Agus mengatakan, proses penertiban APK yang dipasang melanggar aturan dilakukan per kecamatan setelah panwascam setempat menyampaikan rekomendasi. 

“Jika harus menunggu terkumpulnya rekomendasi dari seluruh kecamatan, maka penertiban tidak bisa berjalan efektif. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melakukan penertiban per kecamatan. Setidaknya 10 hari sekali bisa ditertibkan,” katanya.

Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 1.657 alat peraga kampanye yang ditertibkan dan Bawaslu Kota Yogyakarta. Dalam penertiban tersebut, bendera partai politik tidak termasuk sebagai APK sehingga tidak ditertibkan.

Selain di Kecamatan Mergangsan, penertiban APK juga akan dilakukan di beberapa kecamatan lain seperti Kecamatan Gondomanan yang akan melakukan penertiban pada Selasa (15/1) serta Kecamatan Gondokusuman yang akan melakukan penertiban APK pada Kamis (17/1).

Ia menyebut, potensi pelanggaran pemasangan APK akan semakin meningkat menjelang hari H Pemilihan Umum (Pemilu) sehingga penertiban akan terus diiintensifkan dan dilakukan hingga memasuki masa tenang. 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar