Gunung Kidul siapkan pelaksanaan UNBK Maret 2019

id UNBK

Sejumnlah siswa menggunakan laptop pinjaman untuk mengikuti UNBK karena pihak sekolah kekurangan fasilitas komputer. (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/aww/17.)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun Ajaran 2018/2019 dimajukan dari April ke Maret 2019. 
     
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunung Kidul Bahron Rasyid di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan pihaknya telah mendapat informasi terkait wacana pengajuan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari April ke Maret.
   
"Informasi yang kami dapat, UNBK untuk SMP akan maju satu bulan, yaitu akan digelar pada Maret. Mungkin karena bebarengan dengan Pilpres 2019. Untuk itu, kami tengah melakukan berbagai persiapan," kata Bahron.
   
Menurutnya dari kajian soal yang akan diujikan sendiri akan tetap sama dengan tahun lalu karena pada tahun ini masih menggunakan kurikulum yang sama. Akan tetapi untuk soal ujian sekolah sendiri akan mengalami sedikit perubahan komposisi. 
   
"Yang berbeda malah di ujian sekolahnya, ada mata pelajaran yang masuk ujian nasional dan mata pelajaran untuk ujian sekolah. Yang berbeda di ujian sekolah, nantinya soal 25 persen itu adalah soal nasional, yang menentukan adalah pusat,” ucapnya.
   
Bahron nantinya sekolah dapat memilih soal-soal yang ditentukan oleh pusat, dan 75 persen soal dari pihak sekolah. Meskipun begitu, pihaknya mengaku telah mempersiapkan sehingga tidak akan mengalami kesulitan berarti.
   
"Tahun kemarin sudah diberlakukan tetapi hanya beberapa mata pelajaran saja seperti pendidikan Agama. Tetapi pada tahun ini sudah menyeluruh,” katanya.
     
Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Wonosari, Mulyadi mengatakan pihaknya sudah siap untuk menghadapi UNBK termasuk jika memang akan ada pengajuan. Persiapan pun kini telah dilakukan diantaranya dengan pembekalan siswa setiap awal jam pelajaran dimulai.
   
"Kami sudah mempersiapkan anak didik kami, sebelum jam masuk sekolah pada hari Selasa, Rabu, Kamis, Jumat murid-murid melakukan latihan mengerjakan soal kurang lebih waktunya 20 menit,” katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar