Pemkab diharapkan membangun jalan menuju Pantai Glagah

id Pantai Glagah

Paguyuban Pondok Laguna Wisata Pantai Glagah Kabupaten Kulon Progo, melakukan audiensi di DPRD setempat, (Foto ANTARA/Mamiek)

Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Paguyuban Pondok Laguna Wisata Pantai Glagah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan pemerintah setempat membangun jalan masuk menuju objek wisata.
     
Koordinator Paguyuban Pondok Laguna Wisata Pantai Glagah (PPLWPG) Subardiyono di Kulon Progo, Jumat, mengatakan jalan yang ada saat ini sudah tidak representatif untuk dilewati pengunjung yang jumlahnya semakin banyak, terutama pada saat hari libur yang jumlahnya mencapai ribuan orang.
     
Sejak dilaksanakannya pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), jumlah pengunjung objek wisata Pantai Glagah mengalami peningkatan cukup besar. Namun jalan dari tempat pemungutan retribusi hingga ke lokasi laguna relatif sempit dan kondisinya kurang baik.
     
"Kami mohon pemkab segera membangun jalan tersebut agar pengunjung merasa nyaman dan nantinya jumlah pengunjung semakin meningkat,” harap Subardiyono saat beraudiensi dengan DPRD Kulon Progo.
   
Selain jalan, ia juga berharap pemkab membangun lampu penerangan jalan umum (LPJU), normailisasi laguna serta pembuatan pintu air laguna. Menurut dia, pintu air laguna sangat diperlukan untuk membuang air ke laut saat banjir karena bila terjadi banjir laguna tidak bisa digunakan untuk aktivitas pengunjung.
   
Selain itu, Pantai Glagah perlu dibangunkan penerangan jalan menuju pantai untuk keamanan dan kenyamanan para  pengunjung pada saat malam hari. Dia juga berharap adanya normalisasi laguna agar bisa dipergunakan untuk lomba dayung atau olahraga air lain 
nya.
   
"Keberadaan Bandara NYIA, pengunjung wisata Pantai Glagah sangat luar biasa. Untuk itu sudah selayaknya sebagai pintu mukanya bandara dan pintu belakangnya wisata yang lengkap," katanya.
   
Subardiyono juga berharap PPWLPG dilibatkan dalam rencana pembangunan dan pengembangan Pantai Glagah.
   
"Kalau ada penataan dikawasan objek wisata Pantai Glagah harus mengutamakan pelaku wisata yang ada di objek Pantai Glagah, kemudian melibatkan sumber daya manusia yang ada di objek Pantai Glagah. Serta, adanya pembangunan yang sistimatis/berkesinambungan yang alami sehingga membuat kesan para pengunjung untuk datang kembali," harapnya.
     
Sementara itu, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati mengatakan dirinya mengucapkan terima kasih kepada PPWLPG yang proaktif mensikapi perkembangan pembangunan di Kulon Progo  terutama, wacana pembangunan dan pengembangan Pantai Glagah.
   
"Kami minta pemkab, dalam ini Dinas Pariwisata harus tetap melibatkan pelaku wisata yang ada di sana. Pembangunan Pantai Glagah harus mengedepankan muatan lokal di sana," harapnya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar