Bawaslu DIY temukan 6.000 Tabloid "Indonesia Barokah"

id bagus sarwono

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY Bagus Sarwono. (Foto Antara/Luqman Hakim) (Foto Antara/Luqman Hakim/)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta Bagus Sarwono mengatakan pihaknya menemukan paket berisi 6.000 eksemplar Tabloid "Indonesia Barokah" di Kantor Pos Plemburan, Mlati, Kabupaten Sleman, Kamis, yang ditujukan untuk tiga wilayah di DIY.
    
"Sebanyak 6.000 tabloid itu ditujukan untuk wilayah Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta," kata Bagus saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis.
    
Menurut Bagus, saat ini Bawaslu DIY hanya sekadar melakukan pendataan terhadap tabloid itu untuk dikaji dan dilaporkan ke Bawaslu RI.
    
Pengkajian dan pendataan terhadap tabloid itu, menurut Bagus, perlu dilakukan bersama Polda DIY karena adanya laporan dari masyarakat bahwa tabloid itu memuat konten kampanye hitam yang menyudutkan atau merugikan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.
    
"Kami tidak menahan tabloid itu, kami hanya mendata berapa jumlahnya kemudian ditujukan ke mana," kata dia.
    
Bagus mengatakan tindakan lebih lanjut terhadap tabloid itu hanya akan dilakukan setelah medapat keputusan dan arahan dari Bawaslu RI.
    
"Untuk mengkaji tabloid itu kami pun hanya memakai 'soft file'-nya saja yang sudah banyak beredar di masyarakat," kata dia.
    
Selain di Kantor Pos Sleman, menurut Bagus, Bawslu DIY juga menemukan tabloid itu di sejumlah kantor pos di Kabupaten Gunung Kidul, dan Kulon Progo. "Hari ini tim kami memang langsung turun ke kantor pos di lima kabupaten/kota untuk mendata tabloid itu," kata Bagus.
      
    
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar