Pemkab: jumlah restoran memadai di Bantul masih kurang

id Rumah makan

Ilustrasi Restoran (Foto Antara)

Bantul (Antaranews Jogja) - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan jumlah restoran atau rumah makan di daerah ini yang memadai bagi wisatawan Nusantara masih kurang.

"Untuk restoran juga sebenarnya dari sisi pandang yang memadai untuk wisatawan, saya kira di Bantul (keberadaannya) masih kurang," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo di Bantul, Senin.

Ia menjelaskan restoran memadai bagi wisatawan dalam artian rumah makan yang menyediakan berbagai menu favorit wisatawan. Sementara untuk beragam tempat kuliner atau rumah makan dengan menu khas tertentu jumlahnya relatif mencukupi.

"Kalau dari segi jumlah ketersediaan restoran ataupun warung makan maupun tempat kuliner bagi wisatawan sebenarnya relatif cukup, kalau itu (wisatawan) mau dibagi atau tidak terpusat pada satu wilayah," katanya.

Akan tetapi, lanjut dia, persoalan pilihan makanan bagi wisatasan tersebut kadang-kadang juga soal selera, sehingga di Bantul meski ada berbagai tempat kuliner khas, tetapi selera wisatawan tidak ada di rumah makan tersebut.

"Misalnya kita punya (rumah makan) khas ingkung, semua orang yang datang ke Bantul kan tidak mesti suka ingkung, atau di Bantul ada rumah makan `seafood` namun kan tidak semuanya (selera wisatawan) di situ," katanya.

Kendati demikian, Kwintarto mengakui kondisi tersebut bukan menjadi persoalan bagi pemerintah daerah, namun ia menekankan pentingnya pelayanan prima bagi wisatawan.

"Pelayanan prima itu perlu supaya wisatawan nyaman, bukan membuat mereka tidak nyaman karena aturan atau upaya kita yang justru mereka tidak nyaman di Bantul," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar