Arus lalu lintas Malioboro mulai meningkat jelang Imlek

id Malioboro

Suasana lalu lintas di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Senin (4/2). (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta mulai mengalami peningkatan pada H-1 Hari Raya Imlek kendati belum menyebabkan kemacetan.
       
Pantauan Antara,  sepanjang jalan kawasan sentra wisata belanja itu mulai dipadati  mobil dengan pelat nomor luar Kota Yogyakarta, di antaranya pelat nomor Jakarta, Bandung, Semarang, hingga Bogor.
       
"Mobil berpelat nomor luar daerah persentasenya sudah mencapai 20 persen," kata Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Polresta Yogyakarta, Tugiman di Yogyakarta, Senin.
         
Menurut Tugiman, meski mulai terpantau ramai namun tingkat kepadatan arus lalu lintas di sepanjang sentra wisata belanja itu masih tergolong normal karena kendaraan masih bisa bergerak dengan leluasa.
         
Kendati sesekali terjadi kemacetan, menurut dia, hal tersebut tidak disebabkan kepadatan kendaraan, melainkan terhambat oleh aktivitas pengunjung di kawasan sentra wisata belanja itu.
           
"Biasanya hanya terhambat oleh wisatawan yang menyeberang atau kendaraan yang tiba-tiba menurunkan penumpang di sepanjang jalan Malioboro," kata dia.
       
Selain di Jalan Malioboro, peningkatan arus lalu lintas juga tampak di kawasan akses masuk dan keluar Malioboro, seperti di Jalan Mataram, Jalan Panembahan Senopati, serta Jalan Ahmad Dahlan.
       
Ia memperkirakan, puncak kepadatan arus lalu lintas di kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer tersebut akan mulai terjadi Selasa (5/2).
         
Menurut Tugiman, pihak kepolisan akan segera melakukan rekayasa lalu lintas apabila telah terjadi kepadatan arus. "Kemungkinan besok puncak kepadatan arus. Karena sekarang masih belum signifikan maka belum dilakukan rekayasa lalu lintas," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar