Disabilitas di Gunung Kidul diberi sosialisasi tentang pemilu

id Disabilitas

Disabilitas di Gunung Kidul diberi sosialisasi tentang pemilu

Penyandang disabilitas (Foto Antara)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) -  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan sosialisasi tentang pelaksanaan Pemilu 2019 kepada penyandang disabilitas.

Komisioner KPU Gunung Kidul Supami di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan sosialisasi dan pendidikan politik bagi penyandang disabilitas bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih khususnya dari penyandang disabilitas.

"Kami bekerja sama dengan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), bertujuan untuk sosialisasi pemilu serta pendidikan politik kepada disabilitas di Gunung Kidul," katanya.

Dia mengakui penyandang disabilitas belum mengenal para caleg. Pihaknya mengaku akan memaksimalkan peran relawan demokrasi untuk turut serta menyampaikan informasi mengenai data caleg dari partai peserta pemilu. Dari data KPU sebanyak 2.493 penyandang disabilitas didominasi oleh tuna daksa.

Ia mengakui saat ini yang mnjadi kendala adalah untuk para penyandang tuna netra kesulitan untuk memilih karena saat ini calon legislatif baru berupa foto atau gambar. "Relawan demokrasi akan kami maksimalkan," katanya.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Gunung Kidul Untung Subagyo mengatakan saat ini materi sosialisasi baru calon presiden saja. Anggota difabel  belum tahu calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Kami tahunya calon presiden dan wakil presiden. Jadi teman-teman dipastikan bingung, besok saat di tempat pemungutan suara (TPS) akan memilih siapa," katanya.

Dia mengatakan selama ini sosialisasi informasi pemilu diperolemelalui Kesbangpol dan KPU. Partai-partai peserta pemilu belum pernah mengenalkan caleg-caleng yang diusung serta program apa yang ditawarkan kepada disabilitas.

"Parpol dan caleg belum ada melakukan sosialisasi kepada penyandang disabilitas," katanya.

Kepala Kesbangpol Gunung Kidul Wahyu Nugraha mengatakan selain sosialisasi dengan penyandang disabilitas pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, agama, dan tokoh perempuan. 
 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar