Bupati Hasto minta jurnalis memiliki ideologi (VIDEO)

id Bupati Kulon Progo,HPN

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo (Foto ANTARA/Mamiek) (Foto ANTARA/Mamiek/)

    Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Bupati Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Hasto Wardoyo berharap kepada seluruh awak media yang bertugas di wilayah ini untuk memiliki ideologi dalam dalam menjalankan tugas.

     Hasto di Kulon Progo, Senin, mengharapkan pers selalu menjalankan tiga fungsinya, yakni fungsi Pendidikan, mampu mencerdaskan masyarakat, fungsi Komunikasi, menyampaikan informasi yang berimbang dan fungsi Ideologis, mau berjuang dan berpihak kepada rakyat Indonesia utamanya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. 

     "Untuk kepentingan nasional, yakni kemandirian bangsa dan berdikira dalam bidang ekonomi, pers harus memihak. Itu yang sering dilupakan," harap Hasto.

     Belasan jurnalis yang bertugas di Kabupaten Kulon Progo yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK) melakukan aksi kepedulian sosial  Bedah Rumah dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2019.

     Program itu dilaksanakan di rumah milik warga Pedukuhan Sidowayah, Catur Kuswanto yang kondisinya terbilang tidak cukup layak huni pada Minggu (10/2).

    Pada Hari Pers Nasional (HPN) 2019, PWK Kulon Progo kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informati menyelenggarakan diskusi publik bertama Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital.

     "Tema ini aku bangut. Ini Kulon Progo banget yang sedang menggiatkan dan menumbuhkan ekonomi lokal supaya berdikira," kata Hasto.

     Ia berharap peran serta pers dalam turut mempublikasikan pembangunan di Kulon Progo. "Tanpa pers, program pembangunan di Kulon Progo tidak akan terkomunikasikan dengan masyarakat," katanya.

     Sementara itu, Ketua PWK Kulon Progo Asrul Sani mengatakan bedah rumah dan diskusi publik ini sebagai wujud komitmen mempublikasikan kebijakan Pemkab Kulon Progo dalam mengentaskan kemiskinan dan menggerakan ekonomi masyarakat.

    Biasanya, jurnalis hanya menulis dan melaporkan, tapi dengan keikutsertaan jurnalis dalam bedah rumah ini, jadi mengetahui semangat gotong royong yang dibangun pemkab.

    "Menggerakan ekonomi masyarakat dan menumbuhkan gerakan peduli sosial ini sangat luar biasa. Angka kemiskinan dan jumlah rumah tidak layak huni terus berkurang setiap tahunnya," kata Sani.
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar