FPTI Kulon Progo harapkan pemkab membantu pendanaan

id Federasi Panjat Tebing

Ketua FPTI Kulon Progo Priyo Santosa

     Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan pemerintah setempat ikut memberikan pendanaan pengembangan olahraga ini.

     "Selama ini. Perhatian Pemkab Kulon Progo terhadap Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) masih belum optimal, khususnya dukungan pendanaan," kata Ketua FPTI Kulon Progo Priyo Santosa di Kulon Progo, Senin.

   Belum lama ini, Pengurus FPTI Kulon Progo 2018-2022 baru dilantik, yakni Ketua Umum: Priyo Santosa, Ketua Harian: Zuhdan Tri Hascahyo, Sekretaris I: Bayu Kisno Suprobo, Sekretaris II: Utami Dwi Septi, Bendahara: Paulina Trinita. Bidang Organisasi: Aris Prasetyo Cahyono, Kastono, Usaha Dana: Suryana , Tri Fajarini Hastuti, Penelitian Pengembangan: Sudrajat, Sri Wahyu Ningsih, Humas: R Ediwarna, Kompetisi: Susanta, Nurochman Prihandoyo, Panjat Tebing Alam: Ganjar Sabar, Ahmad Fahrudin, Vertical Rescue: Latif Prakoso, Wahyu Ardhi Primandaru, Pembinaan Prestasi: Sukarni, Moni Patmiarsih, Wiji Santosa,pelatih: Tri Mardiyanto, Deny Ramadhan, Komisi Disiplin: Mashudi Slamet Riyanto.

    Priyo juga mengaku FPTI Kulon Progo belum mendapat dukungan dari pihak ketiga. "Selain karena keterbatasan anggaran, juga belum adanya daya dukung pihak ketiga. Tapi kami yakin lima tahun dengan adanya bandara suport terhadap pengembangan olahraga akan lebih baik lagi," kata Priyo.

     Sementara Ketua Umum Pengda FPTI DIY Setiya berharap pengurus baru bisa amanah dalam menjalankan roda organisasi, mampu mengembangkan dan memajukan olahraga panjat tebing Kulon Progo. 

     "Kami berharap pengurus FPTI Kulon Progo dapat merealisasikan lima misi FPTI DIY, yakni menyehatkan masyarakat, semangat memajukan panjat tebing, memberi manfaat bagi masyarakat, kuat dalam berorganisasi dan menciptakan atlet panjat tebing yang hebat,” harapnya. 
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar