Logo Header Antaranews Jogja

Perakitan kotak suara KPU Bantul dimulai kotak DPRD Kabupaten (VIDEO)

Sabtu, 16 Februari 2019 20:29 WIB
Image Print
Perakitan kotak suara untuk pemilihan DPRD kabupaten di gudang KPU Bantul (Foto Antara/Hery Sidik)

Bantul (Antaranews Jogja) - Perakitan kotak suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dimulai dari kotak suara yang digunakan untuk pemilihan anggota dewan perwakilan rakyat daerah tingkat kabupaten setempat.

"Perakitan kotak suara sudah kita mulai 13 Februari kemarin, jadi (perakitan kotak suara) kita 'ploting' tiap jenis pemilihan, dan kita mulai dengan merakit kotak suara untuk (pemilihan) DPRD kabupaten di KPU Bantul," kata Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, perakitan kotak suara DPRD kabupaten dilakukan di gudang yang ada di komplek KPU Bantul, jumlah kotak suara yang dirakit sebanyak 3.040 kotak sesuai dengan jumlah Tempat Pemumgutan Suara (TPS) Pemilu 2019 yang disiapkan lembaganya.

"Kita rencanakan (rakit kotak suara) empat hari selesai, jadi hari ini (16/2) sudah selesai, kemudian pasca-hari ini kita merangkai lagi untuk kotak suara lain, yaitu kotak suara pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR, DPD dan DPRD provinsi," katanya.

Didik mengatakan, untuk perakitan kotak suara tahap dua akan dimulai pada Senin (18/2) untuk pemilihan presiden dan wakil presiden di gudang Pandak Jalan Srandakan dan perakitan kotak suara untuk Pemilihan DPR RI dilakukan di gudang wilayah Sewon.

"Sebenarnya (rakit kotak suara) bisa dilakukan secara simultan, tetapi tenaga kita kan terbatas hanya 10 orang, makanya besok akan kita bagi dua tim di dua gudang, pertama di Pandak dan kedua di gudang Sewon, jadi hari Senin (18/2) dua gudang," katanya.

Didik mengatakan, pada tahap awal seluruh tenaga perakitan kotak suara memang dijadikan satu di gudang KPU karena baru awal, namun karena sudah pengalaman di tahap awal, maka tenaga yang ada akan diploting agar prosesnya lebih cepat.

"Rencana kita mau menambah lagi tenaga rakit, menjadi 15 orang, tetapi untuk sementara masih 10 orang, sampai akhir nanti mungkin antara 10 sampai 15 orang, karena perhitungan kita (proses rakit kotak suara) sampai dua minggu," katanya.

Dengan demikian, kata dia, setelah perakitan kotak suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, serta DPR RI selesai, maka akan dilanjutkan dengan merakit kotak suara untuk pemilihan DPD dan DPRD provinsi di dua gudang logistik lainnya.

Didik mengatakan, jumlah kotak suara yang dibutuhkan untuk tiap jenis pemilihan masing-masing satu tiap TPS, sehingga kebutuhan kotak suara di TPS sebanyak lima, dengan demikian semua kotak suara yang dibutuhkan KPU untuk fasilitasi TPS sebanyak 15.200 kotak.

"Untuk fasilitasi kotak suara di TPS masing-masing lima, jadi kebutuhan totalnya 15.200 kotak, kemudian kotak untuk rekapitulasi di kecamatan, per kecamatan dapat 27 kotak, jadi 27 dikalikan 17 kecamatan sebanyak 459 kotak rekapitulasi di PPK," katanya.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026