Bawaslu Gunung Kidul tetap coret caleg Gerindra

id Ngadiyono

Bawaslu Gunung Kidul tetap coret caleg Gerindra

Susana sidang kasus pidana pemilu dengan terdakwa Wakil Ketua DPRD Gunung Kidul Ngadiyono. (Foto Antara/Bawaslu Sleman)

     Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapatkan surat edaran dari Bawaslu RI untuk tidak meregistrasi permohonan dari Calon anggota legislatif Partai Gerindra Ngadiyono, sehingga tetap dicoret dari Daftar Calon Tetap peserta Pemilu 17 April 2019.

    Ketua Bawaslu Gunung Kidul Is Sumarsono di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan Surat Edaran (SE) Bawaslu RI nomor 132 terkait dengan penanganan proses, penerimaan permohonan proses sengketa kasus pidana pemilu atau pelanggaran administrasi pemilu.

      Terlebih, kasus pelanggaran pemilu tidak hanya di Gunung Kidul, namun terjadi di beberapa tempat, meski kebanyakan kasus terkait administrasi dan bukan pidana pemilu.

    "Dalam penjelasannya itu (Surat Edaran Bawaslu RI), kan ini sudah diproses melalui proses Bawaslu," katanya.

     Dia mengatakan dengan penolakan itu, kemudian tidak mungkin dikembalikan lagi ke Bawaslu, jadi supaya tidak kemudian menjadi conflict of interest atau konflik berkepentingan begitu, itu landasan hukumnya.

     Tidak diregisternya permohonan proses sengketa Ngadiyono oleh Bawaslu berdampak pada keikutsertaan dalam Pemilu 2019. Mengingat status Ngadiyono saat ini masih tercoret dari DCT.

    "Saat ini statusnya itu, sudah dicoret (Dari DCT)," katanya.

    Is mengatakan status tersebut tidak akan berubah meski Bawaslu tidak melanjutkan proses terkait permohonan sengketa yang diajukan Ngadiyono pada Kamis (21/2) lalu.

     Sebelumnya Ngadiyono  mengatakan pengajuan sengketa itu agar ia memliki kesempatan lagi untuk mengikuti Pemilu 17 April 2019. "Intinya kita harus berupaya secara hukum, dan bagaimana caranya saya agar bisa ikut Pemilu lagi," katanya.

    Ngadiyono menegaskan akan menempuh segala jalur yang ada untuk dapat kembali maju sebagai wakil rakyat. Rencananya jika sengketa di Bawaslu tidak ada hasil atau titik terang, jalur lain pun akan dilakukan. Termasuk juga diantaranya membawa perkara tersebut ke ranah yang lebih tinggi.

    "Satu persatu tahapan akan saya lakukan. Tidak masalah kredibilitas sekarang turun besok dinaikan kembali,” katanya.
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar