KPU adakan simulasi nasional pemungutan suara di Bantul

id kpu

Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Bantul (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  akan mengadakan simulasi nasional proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilu serentak 2019 di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"KPU berencana mengadakan simulasi nasional pemungutan dam penghitungan suara yang kebetulan DIY ditunjuk menjadi (lokasi) simulasi yang ketiga," kata Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU DIY Muhammad Zaenuri Ikhsan usai audiensi dengan Pemkab Bantul di Bantul, Senin. 

Menurut dia, sesuai rencana simulasi nasional pemungutan dan penghitungan suara akan diadakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan atau di kawasan wisata Gua Selarong.

Simulasi nasional Pemilu 2019 oleh KPU, kata dia sebelumnya sudah dilaksanakan dua kali yaitu pertama di wilayah Banten dan kedua di Jawa Barat, dari simulasi tersebut disimpulkan bahwa jumlah pemilih per TPS maksimal bisa 300 pemilih. 

"Dan sekarang ini KPU menunjuk Yogyakarta (DIY) untuk simulasi dan kami kemarin di DIY kita plenokan Bantul siap untuk melaksanakan itu, pelaksanaan sendiri akan dilaksanakan pada 9 Maret di Guwosari TPS Gua Selarong pajangan," katanya. 

Dia mengatakan, peserta simulasi nasional itu adalah para pemilih yang terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 02 Guwosari, termasuk daftar pemilih tambahan (DPTb) atau pemilih dari luar daerah yang pindah memilih di TPS tersebut. 

"Jumlah pemilih di TPS 02 baik DPTHP-2 maupun DPTb sekitar 290 pemilih, nanti simulasi langsung mulai pukul 07.00 WIB, jadi sampai selesai dengan pemilih maksimal itu sampai jam berapa atau tiap pemilih bisa melakukan coblosan itu berapa menit akan kita lihat," katanya. 

"Dan ini (hasilnya) akan menjadi bagian nanti dalam pengambilan keputusan dari KPU RI. Dalam pelaksanaan simulasi itu untuk petugas kami serahkan ke KPU Bantul," katanya yang didampingi Ketua KPU Bantul.

Dia mengatakan, karena kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) belum terbentuk di tiap TPS, maka untuk sementara memberdayakan petugas panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) tingkat desa. 

Dia mengatakan, dipilihnya Bantu sebagai lokasi simulasi nasional karena sudah sesuai hasil diskusi semua KPU kabupaten/kota se-DIY, dan kemudian dari KPU Bantul menetapkan TPS 02 Desa Guwosari Pajangan karena berbagai pertimbangan yang bisa disepakati semua pihak. 

"Awalnya ada pilihan beberapa, namun di Guwosari Pajangan yang dipilih, itu karena terdapat DPTb dan pemilih disabilitas. Dari semua TPS yang lebih representatif TPS 02 Guwosari, karena ada DPTb dari mahasiswa yang hanya dapat satu surat suara," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar