Bawaslu DIY lanjutkan penyisiran potensi WNA masuk DPT

id Bawaslu diy

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu DIY Amir Nashirudin bersama Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono menunjukkan daftar nama WNA yang masuk DPT DIY saat jumpa pers di Kantor Bawaslu DIY, Rabu. (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan melanjutkan penyisiran potensi keberadaan warga negara asing (WNA) dalam daftar pemilih tetap (DPT) setelah sebelumnya menemukan 10 nama WNA di DPT setempat.

"Kami masih menelusuri dan menyisir dari 2,7 juta DPT di DIY, mana yang potensi WNA. Hari ini semua kami gerakkan untuk menyisir sampai 3 atau empat hari ke depan," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu DIY Amir Nashirudin saat jumpa pers di Kantor Bawaslu DIY, Rabu.

Amir mengatakan sebelumnya Bawaslu DIY memastikan 10 nama WNA masuk dalam DPT DIY setelah melalui verifikasi data faktual dengan sebaran 8 WNA di Bantul, 1 WNA di Sleman, 1 WNA di Kota Yogyakarta. "Mereka cukup beragam ada yang berkebangsaan Swiss, Amerika Serikat (AS), Belanda, Jepang. Sebagian besar dari Belanda," kata Amir.

Namun demikian, lanjut Amir, berdasarkan penyisiran yang dilakukan sampai saat ini Bawaslu DIY masih menemukan puluhan nama lainnya di DPT DIY yang berpotensi merupakan WNA.

Menurut dia, penyisiran data WNA yang dilakukan Bawaslu DIY berdasarkan pada nama dan tempat lahir  peserta pemilu dalam DPT.

"Berdasarkan penelusuran di Sleman masih ada 32 nama yang berpotensi WNA, dan di Gunung Kidul ada 9 nama, sedangkan di Kulon Progo tidak ditemukan. Namun nama-nama itu belum terverifikasi secara faktual," kata dia.

Terhadap temuan itu, Bawaslu DIY akan melakukan kajian apakah masuknya WNA dalam DPT itu termasuk pelanggaran administrasi atau hanya persoalan teknkis.

Apabila terbukti pelanggaran administrasi, menurut Amir, Bawaslu DIY akan melakukan penindakan ajudikasi. "Tetapi kalau ini persoalan teknis kita cukup mengeluarkan surat saran ke KPU untuk mencoret nama-nama yang sudah terverifikasi faktual statusnya WNA," kata dia.

Berdasarkan data Bawaslu  DIY 10 nama WNA yang masuk DPT DIY yakni Dominique Oberson (Swiss), Linda Lou Fliam (Amerika Serikat), Rudy Satyawan (Belada), Willem Cornelis (Belanda), Maudy Calbo (Belanda), Taeko Maromoto (Jepang), Kamaru Azman (Malaysia), Gittan Marette Gustaffson (Belanda), Yokosuka Tomomi (Jepang), dan Juan Carlos Sanavas (Spanyol).

 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar