PSS Sleman kalahkan Borneo FC 2-0 di ajang Piala Presiden

id PSS Sleman

Pemain PSS Sleman (baju hijau) mendapatkan pengawalan dari tiga pemain Borneo FC pada pertandingan grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Tim PSS Sleman berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0. (Foto Antara/Hendra Nurdiansyah)

Sleman (ANTARA) - Bermain dihadapan publik sendiri, tim PSS Sleman berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pertandingan Grup D Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat malam.

Gol pembuka kemenangan PSS Sleman diciptakan pada menit ke 21 oleh Brian Federico Ferreira dengan menggunakan dadanya.

Gol bermula dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Borneo FC setelah terjadi pelanggaran oleh barisan pertahanan Borneo FC.

Bola tendangan yang mengarah di sisi kiri tiang jauh langsung disambut pemain PSS Sleman Alfonso De La Cruz Celero yang kemudian diumpankan kepada Brian Federico yang berdiri bebas di depan gawang Borneo FC.

Mendapatkan umpan matang, Brian langsung menyongsong dengan dorongan dadanya hingga bola mengarah ke sisi kanan gawang Borneo FC.

Penjaga gawang Borneo FC Nadeo Arga Winata gagal mengantisipasi datangnya bola sehingga merobek jala gawangnya dan menggubah skor menjadi 1-0 untuk PSS Sleman.

Tertinggal satu gol, Borneo FC mencoba meningkatkan serangan untuk menyamakan kedudukan.

Begitu juga PSS Sleman, meskipun sudah unggul satu gol, anak asuh Seta Nurdiyantara ini juga terus berupaya melakukan serangan untuk menambah gol kemenangan.

Namun, meski kedua tim bermain cepat dan saling menyerang hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap bertahan 1-0 untuk PSS Sleman.

Memasuki babak kedua, Masing-masing tim langsung tampil melakukan serangan-serangan.

Beberapa kali peluang emas tercipta, baik itu oleh tim PSS Sleman maupun Borneo FC.

Begitu sengitnya pertarungan kedua tim tersebut mengakibatkan pemain terlihat keras dan banyak terjadi pelanggaran, hingga sepanjang pertandingan wasit Asep Yandis dari Kabupaten Bandung harus tujuh kali mengeluarkan kartu kuning.

Bahkan dua kartu kuning harus diberikan kepada pemain Borneo FC Finky Pasamba hingga kemudian harus mendapatkan kartu merah dan meninggalkan lapangan pertandingan lebih awal hingga menyebabkan Borneo FC hanya bermain dengan 10 pemain saja.

Namun hingga memasuki empat waktu waktu tambahan, kedua tim masih belum berhasil menciptakan gol.

Gol tambahan kemenangan PSS Sleman tercipta pada detik-detik akhir pertandingan berakhir melalui tendangan keras striker Kushedya Hari Yudo yang menusuk pojok kiri gawang Borneo FC.

Gol bermula dari serangan balik PSS Sleman yang dilakukan dari sisi kanan, bola yang dilambungkan pemain PSS dari tengah lapangan langsung disambut Hari Yudo yang berdiri tanpa pengawalan di kiri pertahanan Borneo FC.

Setelah berhasil meraih bola dan mengontrol dengan baik, Hari Yudo langsung menggiring bola mendekati gawang dan setelah itu langsung melesakkan bola dengan tendangan keras yang tidak dapat dijangkau kiper Borneo FC Nadeo Arga dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk PSS Sleman.

Dan setelah gol kedua PSS Sleman tercipta, wasit Asep kemudian meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, dan kedudukan PSS Sleman unggul 2-0 atas tim yang dilatih oleh Fabio Lopez tersebut.

Sedangkan pada pertandingan sebelumnya di tempat sama, tim Persija Jakarta ditahan imbang oleh tim Madura United dengan skor 2-2.

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar