Yogyakarta siapkan peta potensi baru investasi

id Investasi,Peta

Ilustrasi FOTO ANTARA

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta menyiapkan peta yang memuat potensi-potensi baru di bidang investasi yang bisa dilakukan di Yogyakarta untuk menyiasati perkembangan jenis investasi yang semakin beragam.

“Kami baru melakukan kajian untuk penyusunan peta potensi baru di bidang investasi. Harapannya penyusunan peta bisa diselesaikan dalam waktu empat hingga enam bulan ke depan,” kata Kepala Dinas Penamanam Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta Nurwidi Hartana di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, potensi baru di bidang investasi dapat muncul karena potensi tersebut selama ini memang belum teridentifikasi atau sebenarnya sudah teridentifikasi namun belum banyak diinformasikan ke masyarakat atau investor.

Selama ini, lanjut dia, banyak investor yang hanya terpaku pada pola investasi jasa akomodasi di bidang pariwisata yang biasanya membutuhkan lahan cukup luas.

“Padahal, investasi di zaman sekarang ini dengan dukungan perkembangan teknologi yang sangat pesat bisa saja dilakukan tanpa membutuhkan lahan luas sehingga tepat dikembangkan di Kota Yogyakarta yang luasnya terbatas,” katanya.

Kajian untuk penyusunan peta potensi baru di bidang investasi tersebut juga akan diselaraskan dengan karakter Kota Yogyakarta sebagai kota budaya sehingga dimungkinkan potensi baru di bidang investasi akan lebih didominasi pada kegiatan ekonomi kreatif.

Nantinya, peta potensi baru di bidang investasi tersebut dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat dan investor. Bahkan, peta tersebut tidak hanya memberikan informasi mengenai potensi investasi yang bisa dijalankan di suatu wilayah tetapi juga dilengkapi dengan berbagai informasi pendukung.

Sejumlah informasi pendukung yang disiapkan di antaranya, kondisi sosial di lingkungan tersebut, tata ruang, potensi pasar dan sumber daya manusia. “Investor pun bisa memilih jenis investasi dan lokasi yang tepat untuk menginvestasikan modalnya,” katanya.

Selama ini, Nurwidi mengatakan, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta sudah memiliki data terkait potensi investasi yang bisa dilakukan di Yogyakarta namun data tersebut masih bersifat makro. ***1***

Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati

 

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar