Yogyakarta segera buka lelang jabatan tinggi pratama

id Pemkot Yogyakarta

Pemkot Yogyakarta (Foto Antara)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta segera membuka lelang pengisian jabatan tinggi pratama sehingga ditargetkan seluruh proses pengisian jabatan eselon dua atau setara kepala dinas tersebut sudah bisa diselesaikan pertengahan Mei.

“Panitia seleksi sudah terbentuk. Kami lakukan sidang terakhir dan jika tidak ada perubahan jadwal, maka pengumuman seleksi akan kami lakukan pada Rabu (20/3),” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Yogyakarta Sarwanto di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, akan ada 14 jabatan tinggi pratama yang akan dilelang. Saat ini, 13 jabatan diisi oleh pelaksana tugas kepala dinas atau badan, sedangkan satu jabatan dilelang karena kepala dinas definitif akan memasuki masa pensiun terhitung 1 April yaitu Dinas Sosial.

Sebanyak 13 jabatan yang saat ini diisi oleh pelaksana tugas adalah Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan KB, BKPP, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kebakaran, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pertanian dan Pangan, Sekretariat Dewan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Jika diumumkan pada Rabu (20/3), maka pendaftaran untuk seleksi terbuka pengisian jabatan akan dilakukan mulai Kamis (21/3). Dan diharapkan seluruh proses selesai pertengahan Mei,” katanya.

Seleksi yang akan dilakukan dimulai dengan seleksi administrasi, penyusunan program dan pemaparan, seleksi kompetensi, hingga tes kesehatan.

Selain dapat diikuti oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang sudah memenuhi syarat, lelang tersebut juga dapat diikuti aparatur sipil negara dari Pemerintah DIY maupun dari pemerintah di empat kabupaten di DIY.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan pengisian jabatan harus segera dilakukan untuk kebutuhan dinamika organisasi.

“Sudah cukup lama dinas dipimpin oleh pelaksana tugas. Tentunya, agar organisasi bisa berjalan lebih optimal maka dibutuhkan pengisian jabatan,” katanya.

Ia pun mendorong agar pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang sudah memenuhi syarat untuk mendaftar sehingga jabatan tersebut tidak diisi oleh sumber daya manusia dari luar Pemerintah Kota Yogyakarta meskipun diperbolehkan.

“Saya yakin, banyak aparatur sipil di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang memenuhi syarat untuk mengikuti lelang jabatan itu,” katanya.

 

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar