Yogyakarta pastikan ASN terima kenaikan gaji per April

id Wakil walikota Yogyakarta

Yogyakarta pastikan ASN terima kenaikan gaji per April

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi (Foto ANTARA/Eka Arifa/Ags)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan tidak akan mengalami kesulitan untuk memenuhi aturan kenaikan gaji pokok sebesar lima persen bagi aparatur sipil negara yang harus dibayarkan mulai April.

“Dari segi anggaran, kami siap karena memang sudah dibahas saat penyusunan anggaran 2019 dan kebutuhan tersebut sudah masuk dalam APBD 2019,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Kadri Renggono di Yogyakarta, Sabtu.

Dengan demikian, Kadri mengatakan, seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta akan menikmati kenaikan gaji mulai April, sedangkan rapel kenaikan gaji untuk Januari hingga Maret akan dibayarkan sesudahnya.

“Satu atau dua hari setelah pembayaran gaji April selesai dilakukan, kami akan membayarkan rapel kenaikan gaji selama tiga bulan,” katanya.

Menurut Kadri, kenaikan gaji sebesar lima persen per bulan tersebut tidak memberatkan anggaran karena kebutuhan anggaran tidak terlalu besar yaitu sekitar Rp1,1 miliar. Sebelumnya, Pemerintah Kota Yogyakarta membutuhkan anggaran sekitar Rp23 miliar per bulan untuk kebutuhan gaji ASN.

“Kenaikan gaji pada tahun ini adalah kenaikan gaji ASN untuk pertama kalinya sejak beberapa tahun terakhir. Mungkin sekitar lima tahun,” katanya.

Sedangkan untuk pembayaran gaji ke-13 atau tunjangan hari raya (THR), Kadri mengatakan, belum membahasnya karena sampai saat ini belum ada ketentuan resmi dari pusat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, rencana kenaikan gaji ASN tersebut sudah lama terdengar sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Itu sebenarnya isu lama, sehingga kami pun sudah menyiapkan anggarannya saat membahas APBD 2019. Saat ada keputusan resmi untuk menaikkan gaji, maka kami siap. Kebutuhan anggaran untuk kenaikan gaji ASN aman. Jika kepepet, maka bisa dianggarkan melalui perubahan,” katanya.

Sedangkan bagi ASN yang akan menikmati kenaikan gaji, Heroe berpesan agar terus termotivasi untuk meningkatkan kualitas kerja karena hasil kinerja ASN akan berpengaruh pada peningkatan kualitas layanan ke masyarakat.

“Masyarakat harus merasa pelayanan publik dari pemerintah semakin membaik,” katanya.

 

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar