KPU Yogyakarta minta petugas sortir surat suara utamakan kecermatan

id surat suara, pemilu

Penyortiran dan pelipatan surat suara untuk DPRD DIY, DPRD Kota Yogyakarta, DPD dan pemilihan presiden-wakil presiden pada Pemilu 2019 yang dilakukan KPU Kota Yogyakarta (Foto Antara/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta tidak henti-hentinya mengingatkan petugas sortir dan lipat surat suara untuk selalu mengutamakan ketelitian dan kecermatan dalam menjalankan tugasnya dan tidak semata-mata mengutamakan kecepatan.

“Surat suara tidak hanya dibuka lalu dilipat. Tetapi dilihat dengan teliti, mulai dari daerah pemilihannya sudah benar atau tidak, serta kondisi surat suaranya. Apakah ada yang berlubang, sobek atau kondisi lain yang menyebabkan surat suara rusak,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo di Yogyakarta, Senin.

Jika petugas sortir dan lipat tidak melakukan tugasnya dengan benar, maka Hidayat mengatakan, KPU Kota Yogyakarta akan segera meminta petugas yang bersangkutan untuk menghentikan pekerjaannya dan tidak memperbolehkan mereka untuk meneruskan pekerjaannya di kemudian hari.

“Tugas ini sangat penting karena menyangkut dokumen pemilu. Petugas harus bekerja dengan sungguh-sungguh karena hasil pekerjaan mereka menjadi bagian penting dalam pemungutan suara,” katanya.

Dalam proses sortir dan lipat tahap dua tersebut, KPU Kota Yogyakarta tidak lagi menggunakan gudang di ring road, tetapi menggunakan gudang baru yang berada di Kecamatan Kraton Yogyakarta karena gudang utama sudah penuh.

KPU Kota Yogyakarta melibatkan lebih dari 210 petugas sortir dan lipat surat suara untuk memastikan agar sekitar 1,3 juta lembar surat suara untuk DPRD DIY, DPRD Kota Yogyakarta, DPD dan pemilihan presiden-wakil presiden bisa terlipat sesuai jadwal.

“Kami upayakan, seluruh pelipatan surat suara sudah bisa diselesaikan dalam waktu 10 hari atau maksimal 5 April,” kata Hidayat.

Setelah surat suara dari gudang di Kecamatan Kraton selesai dilipat, maka akan dibawa ke gudang utama untuk dikemas bersama logistik lain sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS).

Sebelumnya, KPU Kota Yogyakarta juga sudah menyelesaikan proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk DPR RI. Seluruh proses pelipatan dilakukan di gudang KPU Kota Yogyakarta yang berada di ringroad.

“Gudang utama sudah penuh dengan beragam logistik pemilu. Kami beruntung masih bisa memperoleh tambahan gudang baru menjelang distribusi surat suara tahap kedua,” kata Hidayat yang menyebut petugas bekerja selama delapan jam tiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Pada hari pertama penyortiran dan pelipatan surat suara tahap kedua, belum ditemukan banyak surat suara yang rusak. “Ada kerusakan kecil-kecil saja seperti sobek atau tinta yang belum kering sehingga tercetak di bagian lain surat suara,” katanya.

Pada hari pertama tersebut, penyortiran dan pelipatan difokuskan untuk surat suara DPRD DIY dan baru dilanjutkan untuk surat suara lain jika pelipatan sudah selesai. ***2***

 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar