ACT DIY salurkan bantuan sembako untuk korban banjir di Bantul

id Act bantul

ACT DIY menyalurkan bantuan pluhan paket sembako kepada para korban bencana banjir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (26/3). (Istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan puluhan paket sembako kepada para korban bencana banjir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.

Bersama dengan puluhan relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) DIY, sebanyak 67 paket sembako donasi dari Spilla Jewelry dan Paguyuban Sosmas UGM disalurkan kepada warga Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Koordinator distribusi dari ACT DIY, Leta mengatakan sembako yang disalurkan di Desa Imogiri tersebut berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, detergen, serta makanan siap saji. 

"Desa Imogiri ini merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana banjir minggu lalu, saat ini masih banyak warganya yang membutuhkan bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok," kata dia.

Slamet (63) warga Desa Imogiri yang ikut menerima bantuan sembako merasa sangat terbantu karena beberapa hari terakhir ia  tidak memiliki perbekalan untuk dimasak.

"Saya senang sekarang bisa masak lagi, kemarin-kemarin belum punya apa-apa, beberapa hari lalu makanannya hanya nasi bungkus, tetapi setelah dapat bantuan saya bisa memasak lagi," kata dia.

Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengatakan penyaluran bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk dapat meringankan beban para korban bencana banjir di Bantul.

Bagus berharap pemberian bantuan sembako bagi terdampak banjir di Bantul ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan para korban bencana.  

Bencana banjir yang menerjang Kabupaten Bantul pada Minggu (17/3) lalu telah mengakibatkan setidaknya lima belas kecamatan terendam akibat air sungai yang meluap, dan sebanyak 5 orang meninggal dunia.***3***
 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar